BerandaBeritaBPBD Lebak Catat 41 Kejadian Pergerakan Tanah di Lebak

BPBD Lebak Catat 41 Kejadian Pergerakan Tanah di Lebak

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, mencatat lonjakan signifikan kejadian pergerakan tanah sepanjang 2025.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak, tercatat sedikitnya 41 kejadian pergerakan tanah yang tersebar di sejumlah kecamatan, dengan dampak terhadap puluhan rumah warga.

Berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Lebak, kejadian tersebut tidak terpusat di satu wilayah, namun dua kecamatan mencatat peristiwa paling menonjol, salah satunya di Kecamatan Cikulur, Lebak.

“Wilayah yang rawan itu ada di Cilogran, kemudian di Cukulur, di Pangarangan, Cibeber, ada juga di Sobang,” ujar Sukanta.

Baca Juga: BPBD Lebak Imbau Wisatawan Selalu Perbarui Informasi Cuaca

BPBD Lebak mencatat lebih dari 60 rumah warga terdampak akibat pergerakan tanah dari total 41 kejadian.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan hampir seluruh wilayah Lebak rawan pergerakan tanah. Hal tersebut, secara geografis Kabupaten Lebak memang berada di wilayah dengan tingkat kerentanan pergerakan tanah yang tinggi.

“Lebak ini berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah Lebak termitigasi, rawan longsor, angin kencang, termasuk gelombang tinggi juga untuk wilayah selatan,” kata Sukanta.

Kondisi tersebut menjadikan pergerakan tanah sebagai ancaman laten yang dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Lebak, dengan faktor penyebab yang beragam.

Terkait faktor pemicu, BPBD menilai pergerakan tanah tidak bisa digeneralisasi. Setiap kejadian memiliki karakteristik dan penyebab yang berbeda-beda.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -