Lebak, Bantentv.com – Dua bocah bernama berinisial AA (7) dan S (3) mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh setelah bermain bleson berbahan spirtus. Peristiwa yang menimpa kedua bocah tersebut terjadi pada Senin, 23 Februari 2026.
Berdasarkan keterangan keluarga, kedua bocah itu sebelumnya meminta korek gas dengan alasan hendak menyalakan petasan.
Namun, api yang semula ingin dinyalakan justru menyambar cairan spiritus dan memicu ledakan.
Semburan api tersebut mengenai wajah, tangan, kaki, hingga badan kedua bocah, sehingga menyebabkan luka bakar ringan hingga sedang di hampir seluruh bagian tubuh mereka.
“Anak-anak ini main blesonan, dikasih spirtus lalu dibakar. Itu langsung muncrat ke muka, tangan dan paha,” ungkap Jaja, orang tua korban.
Baca Juga: Usai Rekonstruksi, Keluarga Bocah Korban Pembunuhan BBS 3 Minta Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Jaja menuturkan bahwa ledakan terjadi seketika tanpa sempat dicegah. Api dengan cepat menyambar tubuh kedua bocah tersebut. Setelah kejadian, kedua bocah segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, kedua bocah masih menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat Klinik Antasari Farma, Rangkasbitung. Kondisi keduanya terus dipantau tim medis guna mencegah infeksi serta komplikasi lanjutan akibat luka bakar yang dialami.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas bocah, terutama saat Ramadan ketika anak-anak kerap bermain petasan atau bahan yang mudah terbakar.
Keluarga korban berharap insiden yang menimpa kedua bocah tersebut tidak kembali terulang dan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.