Selasa, Februari 10, 2026
BerandaBeritaBenarkah Ada Surat Edaran Libur Sekolah Ramadan 2026? Cek Faktanya

Benarkah Ada Surat Edaran Libur Sekolah Ramadan 2026? Cek Faktanya

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim telah terbit surat edaran resmi terkait jadwal libur sekolah selama Ramadan 2026. Unggahan tersebut memuat rincian tanggal libur awal Ramadan, masa masuk sekolah di pertengahan bulan, libur Idulfitri, hingga jadwal masuk kembali siswa pada akhir Maret 2026.

Dalam narasi yang beredar, disebutkan libur awal Ramadan berlangsung pada 16–23 Februari 2026. Selanjutnya, kegiatan belajar mengajar dilanjutkan pada 24 Februari hingga 15 Maret.

Selanjutnya, siswa diklaim kembali libur pada 16–29 Maret dan masuk sekolah pada 30 Maret 2026. Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Merujuk klarifikasi resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang dirilis pada 5 Februari 2026, hingga saat ini belum ada surat edaran pemerintah terkait libur sekolah selama Ramadan 2026.

Baca Juga: Waspada! Hoaks “BPN Tanah Gratis” Viral di TikTok, Ini Penjelasan Resmi ATR/BPN

Dokumen resmi yang telah diterbitkan pemerintah sejauh ini hanya mengatur hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.

Aturan tersebut tidak memuat ketentuan khusus mengenai libur sekolah selama bulan Ramadan.

Jadwal Libur Sekolah Ramadan - Hoax

Dengan demikian, klaim yang menyebut telah terbit surat edaran libur sekolah Ramadan 2026 merupakan konten palsu atau hoaks. Informasi ini berpotensi menyesatkan masyarakat, khususnya orang tua dan peserta didik.

Pemerintah menegaskan, penetapan kebijakan terkait libur Ramadan biasanya dilakukan setelah ada kepastian awal puasa.

Penentuan tersebut akan diumumkan melalui Sidang Isbat oleh Kementerian Agama. Selain itu, proses ini melibatkan pemerintah, ulama, serta ahli astronomi melalui proses hisab, rukyatul hilal, dan musyawarah.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber resmi.

Pastikan juga selalu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal pemerintah atau media kredibel.

TERKAIT
- Advertisment -