Serang, Bantentv.com – Dapur umum yang didirikan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Serang di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, menghabiskan sekitar 300 kilogram beras per hari untuk memenuhi kebutuhan 1.520 warga terdampak banjir di tiga kecamatan.
Kepala Tagana Kabupaten Serang, Muhit Kurniawan, mengatakan posko darurat dapur umum tersebut didirikan setelah adanya asesmen dari Bupati Serang melalui Dinsos Kabupaten Serang.
“Pertama kami dapat perintah dari ibu bupati melalui dinas sosial, pada saat itu kita sedang melakukan kegiatan pelayanan dapur umum di cikande.”ungkapnya, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan, asesmen dilakukan pada Selasa, 27 Januari 2026, di Kecamatan Carenang. Selanjutnya, dapur umum resmi didirikan pada Rabu, 28 Januari 2026.
“Alhamdulillah tiga hari dapur umum di carenang ini di cover seluruhnya dinas sosial kabupaten serang dan selanjutnya juga ada bantuan dari kemensos jadi logistik aman.’jelasnya.
Baca Juga: Relawan Tagana Dirikan Dapur Umum untuk Korban Pergerakan Tanah
Lebih lanjut, Muhit mengatakan bahwa dalam memasak dalam sehari menghabiskan sekitar 300 kilogram beras untuk 1.520 Warga yang terdampak di tiga kecamatan.
“Kami dapur carenang melayani di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan carenang, binuang dan tanara.”terangnya.
Ia merinci, seperti warga yang terdampak di kecamatan carenang sendiri yaitu desa mekarsari sekitar dua kampung yang terdampak, seperti kampung bojongwarna, selawe dan perumahan grand mekarsari, kemudian desa pamanuk satu kampung yaitu kampung kedokan porang.
Baca Juga: Tagana Lebak Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan untuk Warga
“Untuk wilayah carenang sendiri ada sekitar 705 warga yang terdampak, jadi dua kali distribusi pagi dan sore.”ujarnya.
Masih kata, Muhit, selain carenang, dapur umum carenang juga mendorong pendistribusian nasi bungkus ke kecamatan binuang.
“Di kecamatan binuang ada kampung kuranji dan serewu, disitu ada dua tenda posko pengungsi yang penuh dengan warganya dan sampai saat ini masih tinggal di pengungsian.”
Ia menegaskan, dalam satu hari pendistribusian nasi bungkus tersebut sekitar 1,520 itupun plus relawan yang membantu dilapangan.
“Karena dilapangan juga ada damkar, BPBD, TNI, Polri yang selalu membantu terhadap warga yang dilapangan karena suplay makannya dari sini.” pungkasnya.
Editor : Erina Faiha