Serang, Bantentv.com – Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas kepercayaan menjadikan Provinsi Banten sebagai tuan rumah puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Ia menilai kehadiran ribuan jurnalis dari berbagai daerah memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan pariwisata lokal.
Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni usai menghadiri puncak HPN 2026 yang digelar di halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin 9 Februari 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Banten, saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional dan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Banten sebagai tuan rumah Puncak HPN 2026,” ujar Andra.
Baca Juga: Wakili Presiden Prabowo, Cak Imin: HPN 2026 Jadi Momentum Konsolidasi Nasional
Menurutnya, selama sepekan rangkaian kegiatan HPN 2026 berlangsung, Provinsi Banten mendapat kehormatan melayani insan pers dari seluruh Indonesia.
Aktivitas tersebut dinilai turut menggerakkan sektor usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Selama satu minggu ini, kehadiran insan pers berdampak positif bagi ekonomi masyarakat dan pengembangan pariwisata daerah,” katanya.
Baca Juga: Puncak HPN 2026 di Banten, Andra Soni: Pers Pilar Demokrasi
Andra Soni mengakui keberhasilan penyelenggaraan HPN 2026 tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten dan kota, masyarakat, hingga seluruh pemangku kepentingan.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan memohon maaf apabila selama pelaksanaan HPN 2026 masih terdapat hal-hal yang dirasa kurang maksimal,” ucapnya.
Lebih lanjut, Andra Soni menegaskan pers memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa. Bagi Pemerintah Provinsi Banten, pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra penting dalam mengawal pembangunan dan menjaga demokrasi.
“Pers adalah mitra strategis pemerintah daerah, sekaligus ruang dialog untuk memvalidasi berbagai dinamika informasi di tengah masyarakat,” pungkasnya.