Serang, Bantentv.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Cesium-137 terus melakukan upaya dekontaminasi. Tujuannya adalah menekan tingkat paparan radioaktif di wilayah Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang.
Sejak awal Oktober hingga Senin, 20 Oktober 2025, tim telah melakukan deteksi terhadap lebih dari 25.000 truk. Dari jumlah tersebut, 49 di antaranya dinyatakan terkontaminasi Cesium-137.
Komandan Satuan Kimia Biologi Radioaktif Nuklir (KBRN) Pasukan Gegana Korps Brimob Polri, Kombes Pol Yopie Indra Prasetya Sepang, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara ketat. Pemeriksaan ini berlangsung di seluruh jalur keluar-masuk kendaraan industri.
“Sejak 1 Oktober hingga hari ini, kami telah mendeteksi sekitar 25 ribu truk. Dari jumlah tersebut, terdapat 49 kendaraan yang terpapar radioaktif dan sudah kami lakukan dekontaminasi,” ujarnya.
Baca Juga: KLH Nyatakan Dua Lokasi di Cikande Bebas dari Paparan Radioaktif Cesium-137
Menurut Yopie, kegiatan dekontaminasi ini dilakukan secara bertahap. Tujuan utamanya adalah memastikan tidak ada lagi paparan radioaktif yang membahayakan pekerja maupun masyarakat sekitar.
“Proses dekontaminasi terus kami lakukan setiap hari. Berdasarkan hasil pemantauan, tingkat paparan kini sudah menunjukkan penurunan dibandingkan sebelumnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, sumber paparan radioaktif Cesium-137 tidak hanya berasal dari area perusahaan. Paparan juga ditemukan di beberapa titik di sekitar kawasan industri.
Oleh karena itu, tim Satgas Cesium-137 tetap bersiaga melakukan pemantauan dan pembersihan menyeluruh terhadap kendaraan maupun area kerja.
Upaya ini juga melibatkan koordinasi lintas lembaga, termasuk Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), BNPB, dan unsur TNI–Polri.