BerandaBeritaViral! Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap Warga di Jawilan

Viral! Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap Warga di Jawilan

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Seorang pria yang diduga pelaku aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan warga di Kampung Pabuaran, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Sabtu malam, 6 Juni 2026.

Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah video penangkapan terduga pelaku beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga mengamankan seorang pria yang diduga tertangkap saat hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga mulai curiga terhadap gerak-gerik pria tersebut yang terlihat berada di sekitar lokasi parkir kendaraan. Tidak lama kemudian terdengar teriakan “maling” yang memicu warga berdatangan ke lokasi.

Terduga pelaku sempat berusaha menghindari kejaran warga. Namun, upaya tersebut gagal setelah warga berhasil mengamankannya sebelum melarikan diri lebih jauh.

Baca Juga: Viral! Terduga Pelaku Curanmor Dimasukkan ke Kandang Ayam

Slamet, salah seorang warga setempat, mengatakan terduga pelaku diamankan setelah aksinya diketahui masyarakat sekitar.

Awalnya ada warga yang melihat gerak-geriknya mencurigakan di sekitar motor yang terparkir. Tidak lama kemudian terdengar teriakan maling dan warga langsung berdatangan. Orang yang diduga pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh warga,” ujarnya.

Setelah diamankan, pria tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Jawilan IPDA Arief Rifai membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan pria tersebut dalam dugaan tindak pidana curanmor.

ā€œKami sudah mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian,ā€ ungkap Arief.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas, namun menyerahkan proses penanganan hukum kepada aparat kepolisian.

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman oleh petugas,” katanya.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -