Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 245,02 poin atau 4,20 persen ke level 5.594,76 pada perdagangan hari ini, Jumat, 5 Juni 2026.
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 115 saham menguat, 656 saham melemah dan 188 saham lainnya stagnan. Dengan titik terendah menyentuh 5.594,11 meski sebelumnya sempat menyentuh titik tertinggi 5.860,67.
Adapun total nilai transaksi jual beli saham hari ini terpantau mencapai Rp31,42 triliun. Volume perdagangan sebanyak 34,71 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,15 juta kali. Selain itu, kapitalisasi pasar juga turun menjadi Rp9.807 triliun.
Melansir data Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,06 persen ke level Rp18.010/US$. Nilai tukar rupiah ini berhasil berbalik menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS), setelah sepanjang hari bergerak volatil di area Rp18.000/US$.
Baca Juga: IHSG Kembali Melemah ke Level 8.103, 349 Saham Berakhir di Zona Merah
Penguatan ini juga menjadi sedikit napas bagi mata uang Garuda setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis 4 Juni 2026, di mana rupiah ditutup melemah 0,45 persen ke level Rp18.020/US$. Posisi tersebut merupakan level terlemah sepanjang sejarah rupiah terhadap dolar AS.
Meski berakhir menguat, pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini masih berada dalam tekanan. Rupiah sempat dibuka melemah 0,17 persen ke level Rp18.050/US$, sebelum bergerak cukup volatil di rentang Rp18.000-Rp18.050/US$ sepanjang hari.
Selain itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau masih bergerak stabil di level 99,258.
Pada penutupan perdagangan hari ini, seluruh sektor saham mengalami penurunan. Sektor paling dalam mengalami penurunan adalah sektor transportasi dengan koreksi sebesar 5,97 persen. Disusul pelemahan pada sektor energi 5,73 persen, sektor perindustrian 5,72 persen dan sektor infrastruktur 5,3 persen.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah Tipis di 7.621, Sektor Transportasi Justru Melonjak
Selanjutnya, pelemahan ada pada sektor teknologi 4,88 persen, sektor properti 4,02 persen, sektor barang konsumen non-primer 3,79 persen, sektor barang konsumen primer 3,72 persen, sektor keuangan 3,36 persen, sektor barang baku 2,49 persen dan sektor kesehatan 1,91 persen.
Sementara sejumlah saham terpantau memberikan cuan besar mulai dari saham MUTU hingga BTON dengan lonjakan harga 8 persen sampai 14 persen.
Adapun saham-saham yang masuk dalam top gainers antara lain PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) yang melesat 14,71 persen menjadi Rp117, PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melejit 14,5 persen menjadi Rp750, dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) melonjak 12,5 persen menjadi Rp324.
Selanjutnya, saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) meningkat 9,91 persen menjadi Rp510 dan PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) terangkat 8,82 persen menjadi Rp370.
Sementara itu, sejumlah saham yang mengalami penurunan, antara lain PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang longsor 15 persen menjadi Rp1.445, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) anjlok 14,9 persen menjadi Rp4.340, dan PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) terperosok 14,88 persen menjadi Rp715.
Saham lainnya yang mengalami penurunan juga terdapat pada saham PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) yang terjun ke 14,88 persen menjadi Rp515 dan PT RMK Energy Tbk (RMKE) terkoreksi 14,88 persen menjadi Rp2.060.
Editor : Erina Faiha