BerandaBeritaPuluhan Ribu Murid di Kota Serang Belum Terima MBG

Puluhan Ribu Murid di Kota Serang Belum Terima MBG

Saluran WhatsApp

Kota Serang, Bantentv.com – Upaya pemerintah dalam pemerataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Serang masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait jalur distribusi dan ketersediaan fasilitas pendukung di beberapa sekolah.

Berdasarkan data pembaruan per Februari 2026, dari total sasaran sebanyak 239.354 orang, tercatat 205.223 siswa telah menerima manfaat program MBG. Namun, di sisi lain masih terdapat sekitar 28 ribu siswa yang belum menerima program tersebut.

Pemerintah Kota Serang menyatakan data penerima MBG akan terus diperbarui seiring proses pendataan yang masih berlangsung. Sejumlah sekolah diketahui belum memiliki fasilitas dapur yang memadai untuk mendukung penyediaan makanan bagi peserta program MBG.

Asisten Daerah II Kota Serang, Yudi Suryadi, menjelaskan bahwa perkembangan jumlah penerima terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

“Kalau kita lihat di bulan Februari tahun 2026, total yang sudah menerima 205.223 orang, yang belum menerima 28 ribuan, jumlah yang menolak 8.727. Nah yang ini (yang menolak), datanya ada di sekolah, saya belum merinci sekolah mana saja,” kata Yudi Suryadi.

Baca Juga: Prabowo Akui Sedih Copot Orang Kepercayaannya di Program MBG

Meski masih terdapat kendala, pelaksanaan MBG di Kota Serang menunjukkan perkembangan positif. Hingga Mei 2026, jumlah penerima program ini secara keseluruhan telah mencapai 231.860 orang.

Data penerima MBG tersebut terdiri atas 18.358 peserta dari jenjang TK, RA, dan PAUD. Kemudian sebanyak 82.120 penerima berasal dari tingkat SD dan MI.

Selanjutnya, program MBG telah menjangkau 34.746 peserta dari tingkat SMP dan MTs. Untuk jenjang SMA, SMK, dan MA tercatat sebanyak 32.922 penerima manfaat.

Selain itu, MBG juga telah diberikan kepada 6.490 santri pondok pesantren. Sementara dari kategori B3 tercatat sebanyak 55.568 penerima.

Jumlah tersebut masih bertambah dengan masuknya 1.656 tenaga pendidik dari satu kecamatan yang baru terdata sebagai penerima program tersebut.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -