BerandaBeritaGrab Bakal Akhiri Skema Langganan Mitra GrabBike Hemat, Ini Alasannya

Grab Bakal Akhiri Skema Langganan Mitra GrabBike Hemat, Ini Alasannya

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Grab Indonesia resmi mengumumkan rencana penghentian Program Langganan Akses Hemat bagi mitra pengemudi layanan transportasi roda dua atau GrabBike.

Kebijakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari langkah penyesuaian perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem layanan transportasi daring.

Keputusan Grab ini menjadi perhatian karena program langganan tersebut sebelumnya ditujukan untuk mendukung operasional mitra pengemudi GrabBike dalam mendapatkan akses layanan dengan skema tertentu.

Grab Sebut Penyesuaian Demi Ekosistem Berkelanjutan

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan penghentian program dilakukan setelah perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema yang telah berjalan.

“Penutupan program langganan ini dilakukan karena Grab Indonesia menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi. Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak,” kata Neneng Goenadi dalam keterangan resminya, Selasa, dikutip dari Antara.

Baca Juga: GoTo hingga Grab Respons Prabowo Rilis Perpres Potongan Driver Ojol 8 Persen

Menurut Grab, langkah tersebut diambil untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan konsumen, keberlangsungan platform, serta kesejahteraan mitra pengemudi.

Meski program langganan untuk mitra dihentikan, Grab memastikan layanan GrabBike Hemat tetap tersedia bagi masyarakat dengan sejumlah penyesuaian biaya perjalanan.

“Grab Indonesia menegaskan bahwa layanan GrabBike Hemat untuk konsumen akan tetap tersedia dengan penyesuaian biaya yang dilakukan secara terukur, dengan tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat,” ujar Neneng.

Layanan GrabBike Standard Tidak Mengalami Kenaikan

Dalam keterangannya, Grab juga memastikan tarif layanan GrabBike Standard masih tetap sama dan belum mengalami perubahan harga hingga saat ini.

Kepastian tersebut disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan kenaikan tarif layanan transportasi daring setelah penghentian program langganan mitra.

Grab menegaskan bahwa setiap penyesuaian tarif akan dilakukan secara bertahap dan tetap mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat.

Gojek Ambil Langkah Serupa

Selain Grab, langkah serupa juga dilakukan oleh Gojek. Perusahaan tersebut diketahui menghentikan skema langganan untuk mitra pengemudi layanan GoRide Hemat setelah program berjalan sekitar tiga bulan.

Dari hasil evaluasi internal, Gojek menilai skema langganan perlu disesuaikan agar lebih seimbang terhadap kesejahteraan mitra pengemudi.

Ke depan, layanan GoRide Hemat akan menggunakan mekanisme bagi hasil sebesar 8 persen, sama seperti layanan GoRide reguler.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -