Serang, Bantentv.com – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Serang menyiapkan terobosan baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Salah satu langkah yang diusulkan yakni penerbitan surat edaran kepada Wali Kota Serang yang mewajibkan tamu negara maupun peserta kunjungan kerja dari luar daerah untuk menginap di hotel-hotel yang ada di Kota Serang.
Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, menjelaskan kebijakan tersebut diusulkan karena selama ini banyak tamu yang datang ke Kota Serang justru memilih menginap di daerah lain, seperti Tangerang, Kabupaten Serang, maupun Anyer.
”Selama ini tamu-tamu negara yang datang ke Kota Serang nginepnya tidak di sini. Ada yang di Tangerang, Kabupaten Serang, atau Anyer. Akibatnya, kita tidak mendapatkan dampak ekonomi dari kunjungan tersebut,” ujar Zeka Bachdi saat berdiskusi dengan Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS) di Cafe Ergana, Lingkungan Cowe, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu, 14 Mei 2026.
Baca Juga: Disparpora Kota Serang Lakukan Penataan Aset dan Sarana Olahraga
Zeka menjelaskan, rencana ini merupakan bagian dari konsep wisata terintegrasi. Dengan mewajibkan tamu menginap di Kota Serang, pemerintah setempat dapat menawarkan berbagai paket wisata menarik yang tidak hanya terbatas di Kota Serang, tetapi juga mencakup destinasi unggulan di Provinsi Banten.
“Kami ingin menjadikan Kota Serang sebagai homebase. Tamu menginap disini, tapi mereka bisa berkunjung ke mana saja di Banten. Jadi dampaknya merata, semua daerah kebagian PAD-nya,” tambahnya.
Zeka menyebutkan paket wisata yang akan ditawarkan meliputi wisata religi Banten Lama, Wisata Sport Paralayang, Negeri di Atas Awan, Wisata Bahari kunjungan ke Pulau Lima, Anyer, hingga Sawarna di Lebak, kemudian city tour menjelajahi ikon-ikon unik di dalam Kota Serang.
Baca Juga: Disparpora Kota Serang dan Satgas Tertibkan Pengunjung Bawa Miras di Kawasan Stadion
Zeka mengatakan kesiapan program wisata terintegrasi ini sudah mencapai tahap akhir. Disparpora berencana melakukan peluncuran resmi pada tanggal 17 Mei mendatang bersama dengan perkumpulan terkait.
”Insyaallah tanggal 17 Mei ini kita launching. Kita akan jual paket-paket wisata lintas daerah ini secara profesional. Intinya, mereka stay di Kota Serang, urusan PAD hotel masuk ke kita, tapi destinasinya bisa ke seluruh wilayah Banten,” tutup Zeka.
Dengan skema ini, diharapkan sektor perhotelan dan pariwisata di Kota Serang dapat kembali menggeliat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Editor : Erina Faiha