Serang, Bantentv.com – Perum Bulog Cabang Serang menyalurkan minyak goreng Minyakita ke tiga pasar tradisional, yakni Pasar Kranggot, Pasar Batos, dan Pasar Rau.
Penyaluran Minyakita di Pasar Rau menjadi salah satu yang terbesar, dengan total 600 dus atau setara 7.200 liter.
Minyakita tersebut dibagikan kepada 40 pedagang, di mana masing-masing menerima alokasi sebanyak 15 dus. Skema ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan Minyakita di tingkat pedagang selama beberapa hari ke depan.
Kepala Bulog Cabang Serang, Eko Nugroho, menyampaikan bahwa total stok Minyakita yang dimiliki saat ini mencapai 44.700 liter.
Dari jumlah tersebut, sekitar 15.000 liter Minyakita telah didistribusikan secara bertahap ke sejumlah pasar sejak pekan lalu, menyesuaikan kebutuhan pedagang di lapangan.
Baca Juga: Stok Minyakita di Serang Kembali Normal, Harga Turun ke Rp15.700 per LiterL
Selain itu, Bulog juga menyiapkan pola distribusi bersama BUMN pangan lainnya, seperti RNI atau ID Food.
Sebelumnya, ketersediaan Minyakita sempat mengalami kendala menjelang Lebaran karena adanya penugasan untuk memenuhi kebutuhan bantuan pemerintah.
Meski demikian, Bulog memastikan harga Minyakita tetap mengacu pada harga eceran tertinggi, yaitu Rp15.700 per liter.
“Harapan kami, ini bisa memenuhi kebutuhan pembeli selama satu minggu,” ujar Eko Nugroho.
Di sisi lain, pedagang sembako, Sakimah, mengaku terbantu dengan adanya pasokan Minyakita dari Bulog. Meskipun jumlahnya dibatasi, Minyakita tetap menjadi pilihan utama pembeli karena harganya yang relatif terjangkau.
“Alhamdulillah, dapat lima belas dus, harga pun masih normal,” ujar Sakimah.
Bulog berharap distribusi Minyakita dapat dilakukan secara rutin setiap pekan. Dengan demikian, ketersediaan Minyakita di pasar tetap terjaga, kebutuhan masyarakat terpenuhi, dan stabilitas harga minyak goreng dapat terus dipertahankan.