Serang,Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoumperindag) mengungkapkan bahwa puluhan koperasi desa merah putih (KDMP) hingga kini belum memiliki lahan operasional yang memadai.
Meski demikian, koperasi tersebut tetap menjalankan kegiatan UMKM dengan memanfaatkan garasi rumah maupun tempat milik pengurus sebagai lokasi sementara.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, menyampaikan bahwa saat ini terdapat sedikitnya 55 koperasi yang masih beroperasi tanpa memiliki lahan sendiri.
Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan UMKM di daerah. Pasalnya, keberadaan lahan dan gerai dinilai penting untuk menunjang aktivitas UMKM agar lebih optimal dan berkembang.
“Banyak yang sudah beroperasi KDMP, tapi tidak punya gerai karena faktor lahan yang tidak ada dan tidak ada yang menyewa tempat, semunya pakai rumah pribadi dari ketua maupun pengurus KDMP tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga: 28 Gerai Kopdes Merah Putih di Kabupaten Serang Ditargetkan Rampung Akhir Januari 2026
Adang menjelaskan, hingga saat ini belum ada petunjuk lebih lanjut terkait penyediaan lahan bagi koperasi tersebut.
amun, pihaknya terus berupaya agar seluruh koperasi yang mendukung UMKM dapat memiliki lahan sekaligus bangunan gerai yang layak.
Ia menambahkan, saat ini baru terdapat delapan koperasi yang telah memiliki gerai dengan pembangunan yang selesai sepenuhnya.
Ke depan, Diskoumperindag menargetkan seluruh koperasi desa yang menjadi penggerak UMKM dapat memiliki fasilitas yang memadai dalam tahun ini.
“Kami sedang berupaya desa yang tidak punya lahan semoga tahun ini bisa punya lahan dan dibangunkan gerai kopdesnya,” pungkasnya.