BerandaBeritaKasus Suspek Campak Muncul di Jawilan, 20 Warga Terdampak

Kasus Suspek Campak Muncul di Jawilan, 20 Warga Terdampak

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Puskesmas Jawilan, Kabupaten Serang mencatat sebanyak 20 warga terindikasi suspek campak dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2026. Seluruh kasus telah ditangani sesuai prosedur kesehatan yang berlaku.

Kepala Puskesmas Jawilan, Imas Migiarti, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan, termasuk pelaksanaan ORI campak (Outbreak Response Immunization) guna mengejar cakupan imunisasi bagi anak usia 9 bulan hingga 5 tahun.

Baca Juga: Ratusan Warga di Kabupaten Serang Diduga Suspek Campak

Menurutnya, pelaksanaan ORI campak di wilayah Jawilan telah mencapai 85 persen, sehingga penyebaran kasus dapat dikendalikan di tingkat puskesmas.

“Sesuai arahan Kepala Dinas Kesehatan dan Ibu Bupati Serang, kami mengejar imunisasi campak bagi anak usia 9 bulan hingga 5 tahun. Alhamdulillah, hingga saat ini cakupan sudah mencapai 85 persen sehingga kasus dapat ditangani di tingkat Puskesmas Jawilan,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

Kepala Puskesmas Jawilan, Imas Migiarti
Kepala Puskesmas Jawilan, Imas Migiarti

Imas juga mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, khususnya bagi anak balita, serta memperhatikan asupan gizi agar tidak mudah terpapar virus campak.

“Saya berharap masyarakat selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit campak,” tambahnya.

Baca Juga: 23 Warga Jawilan Kabupaten Serang Terpapar Campak

Ia menjelaskan, saat ini masih terdapat beberapa pasien yang menjalani perawatan di puskesmas, namun kondisinya masih dapat ditangani. Jika diperlukan, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan.

Selain itu, pihak puskesmas juga telah mengambil sampel darah pasien untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Serang guna memastikan diagnosis lebih lanjut.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -