Bantentv.com – Kondisi Sheila Dara dan keluarga Vidi Aldiano setelah kepergiannya pada Sabtu sore, 7 Maret 2026 diungkap oleh Chua Kotak.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya yang dikutip pada Minggu, 8 Maret 2026, Chua membagikan pengalamannya saat datang melayat ke rumah duka Vidi.
Menurut Chua, suasana di rumah duka terasa penuh haru, tetapi keluarga almarhum tetap menunjukkan sikap yang hangat kepada para pelayat yang datang.
Kesaksian Chua Saat Melayat ke Rumah Vidi
Chua menceritakan bahwa ia tiba di rumahnya sekitar pukul 01.00 dini hari setelah pulang melayat dari kediaman almarhum Vidi Aldiano.
Dalam unggahannya, ia mengungkapkan kesan mendalam terhadap sosok Vidi serta keluarganya.
“Masyaallah, rasanya ingin sekali berbagi cerita ini. Semua orang pasti setuju, almarhum Vidi Aldiano terkenal sebagai ‘duta persahabatan’. Beliau dikenal sebagai pribadi yang sangat, sangat, sangat baik,” kata Chua.
Ia mengaku sebelumnya tidak mengenal keluarga Vidi Aldiano secara langsung. Namun, saat melayat, Chua merasakan keramahan yang tulus dari keluarga almarhum.
“Dan masyaallah, pantas saja Vidi begitu baik. Keluarganya pun sangat baik. Baik banget,” katanya.
Sambutan Hangat dari Keluarga Vidi
Saat berada di lantai bawah rumah duka, Chua bertemu dengan adik Vidi Aldiano, Vadi, yang menyambut para tamu yang datang.
“Tatapan matanya hangat, senyum matanya tulus. Kepada kami, saya, Tantri, dan Arda, dia mengucapkan terima kasih satu per satu, lalu mempersilahkan kami naik ke lantai atas. Cara bicaranya seperti kepada teman yang sudah lama dikenal. Seramah itu,” tutur Chua.
Keramahan keluarga Vidi itu, menurut Chua, membuat para pelayat merasa diterima dengan sangat baik meskipun berada dalam suasana duka.
Kondisi Sheila Dara di Rumah Duka
Dalam kesempatan tersebut, Chua juga menceritakan pertemuannya dengan Sheila Dara, istri almarhum Vidi Aldiano. Ia menilai Sheila terlihat tegar meskipun sedang menghadapi kehilangan besar.
“Lalu kami naik tangga dan bertemu dengan istri almarhum, Sheila Dara. Kami pun menyampaikan belasungkawa. Tatapannya juga sangat hangat saat menyambut salaman tangan kami, dengan senyum manisnya. Ia terlihat begitu tenang dan ramah,” tambahnya.
Ia melanjutkan, “Jujur, malah kami yang hampir menangis karena berduka. Melihat Sheila setenang dan sekuat itu, membuat kami ikut berusaha tegar. Masa iya kami yang malah menangis, ya kan?”.
Pertemuan dengan Ibunda dan Ayah Vidi
Setelah itu, Chua bersama Tantri dan Arda dipersilakan masuk ke dalam ruangan tempat jenazah Vidi Aldiano disemayamkan.
Di ruangan tersebut, ibunda Vidi terlihat duduk di samping jenazah sambil menyambut para pelayat yang datang.
Chua menggambarkan sosok ibu Vidi Aldiano sebagai figur yang penuh kehangatan dan seperti seorang ibu yang mengayomi anak-anaknya.
Bahkan, kata dia, ibu Vidi Aldiano memperlakukan teman-teman dan sahabat Vidi layaknya anak sendiri.
“Ucapan terima kasih terus terucap dari mulutnya sambil tersenyum. Senyumannya sangat cantik dan manis. Saat bersalaman, tangannya juga mengusap-usap tangan dan pundak kami dengan lembut,” ucap dia.
Setelah berdoa, Chua pamit meninggalkan rumah duka. Saat itu ia juga sempat bertemu dengan ayah Vidi Aldiano.
Baca Juga: Vidi Aldiano, Suami Sheila Dara, Dikabarkan Meninggal Dunia
Ia mengaku kembali disambut dengan keramahan yang sama seperti yang ia rasakan dari anggota keluarga Vidi lainnya.
“Malam itu hujan deras sekali. Bahkan sampai sekarang pun masih hujan deras. Tahu tidak apa yang pertama kali dikatakan ayahnya almarhum saat kami pamit?, ‘Kalian enggak basah kan? Jangan sampai kehujanan ya’. Ah manis sekali,” kata Chua Kotak.
Hal serupa juga diungkapkan oleh adik Vidi Aldiano yang kembali mengingatkan agar para tamu tidak kehujanan saat pulang.
“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, musisi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu sore, 7 Maret 2026. Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan oleh pihak keluarga dan sejumlah rekan musisi melalui media sosial.