BerandaBeritaMUI Serukan Qunut Nazilah di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel VS Iran, Begini...

MUI Serukan Qunut Nazilah di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel VS Iran, Begini Lafadnya

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam di berbagai belahan dunia untuk melaksanakan qunut nazilah secara sungguh-sungguh dalam setiap salat. Seruan ini disampaikan sebagai respons atas eskalasi serangan Amerika dan Israel terhadap Iran.

Menurut MUI, doa qunut nazilah dipanjatkan untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT bagi umat Muslim yang tengah menghadapi kesulitan, penindasan, dan musibah di sejumlah wilayah.

Ajakan tersebut merupakan bagian dari sikap resmi MUI dalam merespons konflik yang dinilai kian meluas, sebagaimana tertuang dalam Tausiyah MUI Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan.

Terkait pelaksanaan qunut nazilah, sebagaimana yang dilansir dari laman Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU), dianjurkan dibaca pada rakaat terakhir setiap shalat fardhu, termasuk dalam Shalat Jumat.

Pelaksanaannya tidak diawali dengan doa qunut yang biasa dibaca saat Subuh. Namun, khusus pada Shalat Subuh, doa qunut nazilah dibacakan setelah doa qunut Subuh.

Berikut lafad doa qunut nazilah:

Lafad Doa Qunut Nazilah

    اللَّهُمَّ الْعَنِ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِكَ، وَيُكَذِّبُوْنَ رُسُلَكَ، وَيُقَاتِلُوْنَ أَوْلِيَاءَكَ. اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَيْهِمْ، وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ. اللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمَاتِهِمْ اللَّهُمَّ شَيِّتْ شَمْلَهُمْ، اَللَّهُمَّ مَرِّقْ جَمْعَهُمْ اللَّهُمَّ زَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِي لَا تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Penyampaian Duka atas Gugurnya Ali Khamenei

Selain menyerukan doa bersama, MUI juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan Israel-Amerika.

  Baca Juga: MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace, Soroti Peran AS dalam Konflik Timur Tengah

“MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sebagai akibat serangan Israel-Amerika pada (28/2/2026). Kita menyampaikan inna ilaihi raji’un Sebagai syahada kita doakan semoga menjadi penghuni
surga, Aamin,” tulisnya.

Sikap Resmi dan Seruan Perdamaian

Tausiyah MUI tertuang dalam surat Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan.

Dalam dokumen tersebut, MUI juga mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk keluar dari Board of Peace (BoP). Sikap itu diambil karena MUI mempertanyakan efektivitas peran Amerika Serikat dalam forum tersebut, khususnya terkait pengelolaan konflik Palestina.

“Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina,” kata MUI.

MUI menilai keterlibatan Amerika dalam BoP patut dipertanyakan, apakah benar diarahkan untuk menciptakan perdamaian yang adil atau justru memperkuat ketimpangan yang merugikan kemerdekaan Palestina.

Dalam konteks konflik Israel-Palestina, MUI mendorong negara-negara lain untuk berperan sebagai mediator demi mencegah penggunaan kekuatan militer sebagai alat tekanan politik di kawasan.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -