Serang, Bantentv.com – Momen cuti bersama libur Imlek 2026 membawa angin segar bagi sektor pariwisata di Kabupaten Serang. Salah satu destinasi yang merasakan dampak positifnya adalah Wisata Buatan Bumi Tirtayasa, yang berlokasi di Desa Tirtayasa.
Sejak awal masa libur, kawasan wisata ini mulai dipadati warga yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga dan sanak saudara.
Suasana kebersamaan tampak terasa, meski cuaca hujan sempat turun di sejumlah waktu. Bumi Tirtayasa menawarkan beragam fasilitas yang cocok untuk wisata keluarga.
Mulai dari danau buatan yang menjadi spot swafoto favorit, area bermain anak, kolam renang, hingga live music dan kafe yang menambah suasana libur Imlek semakin hangat dan menyenangkan.
Baca Juga: Desa Tirtayasa Siapkan Kawasan Wisata Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Kepala Desa Tirtayasa, M. Rasyid Rido, mengaku bersyukur wisata Bumi Tirtayasa kini semakin dikenal masyarakat, khususnya warga Kabupaten Serang. Hal tersebut terlihat dari peningkatan jumlah pengunjung selama masa libur.
“Alhamdulillah, di momen libur seperti ini jumlah pengunjung meningkat. Walaupun hujan, tidak menyurutkan warga untuk datang berlibur bersama keluarga,” ujar Rido, Senin, 16 Februari 2026.
Berdasarkan data penjualan tiket, jumlah pengunjung yang datang ke Bumi Tirtayasa selama masa libur Imlek bisa mencapai sekitar 500 orang per hari, tergantung kondisi cuaca.

Mayoritas pengunjung merupakan warga lokal Kabupaten Serang. Namun, pada momen tertentu, wisata ini juga menarik minat wisatawan dari luar daerah seperti Cilegon, Tangerang, hingga Bogor.
“Kalau libur seperti ini lumayan, kadang bisa sampai 500 orang, bahkan lebih kalau cuacanya mendukung,” tambahnya.
Baca Juga: Wisata Bumi Tirtayasa Destinasi Liburan Favorit Warga Lokal
Ke depan, pengelola berencana terus mengembangkan Bumi Tirtayasa dengan menggandeng dukungan pemerintah maupun pihak swasta. Pengembangan dilakukan tanpa meninggalkan konsep wisata berbasis alam.
Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah menghadirkan kereta wisata keliling, agar pengunjung dapat menikmati panorama persawahan yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.