BerandaBeritaSatnarkoba Polres Pandeglang Buru Rekan Pelaku Pengedar Narkoba yang Kabur saat Penangkapan

Satnarkoba Polres Pandeglang Buru Rekan Pelaku Pengedar Narkoba yang Kabur saat Penangkapan

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Pandeglang bergerak cepat melakukan pengembangan kasus peredaran obat-obatan terlarang. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas aksi sigap anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang berhasil mengamankan seorang pemuda usai kejar-kejaran di pusat Kota Pandeglang.

Saat ini, kepolisian fokus mendalami asal-usul barang bukti serta memetakan jaringan pengedar yang diduga beroperasi di wilayah Pandeglang dan sekitarnya.

Kanit Satnarkoba Polres Pandeglang, Ipda Windi Setiawan, mengungkapkan bahwa saat penangkapan oleh anggota Satlantas, terdapat dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun, satu pelaku berhasil melarikan diri dari sergapan petugas.

“Saat itu sebenarnya ada dua orang, tetapi satu orang berhasil melarikan diri, sementara satu orang berhasil diamankan,” ujar Ipda Windi Setiawan, Selasa, 3 Februari 2026.

Baca Juga: Polres Lebak Ungkap 56 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, 61 Tersangka Ditangkap

Ia menambahkan, identitas pelaku yang melarikan diri telah dikantongi dan saat ini tengah dilakukan pengejaran intensif oleh tim buser Satnarkoba Polres Pandeglang.

Selain memburu pelaku yang kabur, polisi juga melakukan pemeriksaan mendalam terhadap satu pelaku yang telah diamankan di Mapolres Pandeglang. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengungkap sistem penjualan dan jalur distribusi obat-obatan terlarang tersebut.

“Selanjutnya kami akan mendalami barang ini berasal dari mana dan diedarkan di mana, termasuk sistem penjualannya, apakah untuk diperjualbelikan atau digunakan sendiri,” tegasnya.

Baca Juga: Sepanjang 2025, Polres Serang Tuntaskan 1.125 Perkara

Penangkapan yang berawal dari kecurigaan anggota Polantas ini menjadi pintu masuk bagi Satnarkoba untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba yang lebih luas. Barang bukti yang diamankan pun menjadi petunjuk penting dalam proses penyidikan.

“Kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah ini,” pungkas Ipda Windi Setiawan.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -