Bantentv.com – Setelah ditutup menguat ke level 8.329,61 pada perdagangan Jumat, 30 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah pada perdagangan Senin pagi, 2 Februari 2026.
Pada pembukaan sesi I, IHSG dibuka di level 8.306,16, namun kemudian turun 1,35 persen atau 112,75 poin ke posisi 8.216,85. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.313,06 dan terendah 8.215,85.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,91 poin atau 0,11 persen ke posisi 834,44.
Berdasarkan nilai transaksi, tercatat Rp693,612 miliar dengan volume perdagangan 694,158 juta saham dengan frekuensi transaksi mencapai 76.038 kali.
Baca Juga: Kembali Menguat di Senin Minggu Kedua Januari 2026, IHSG Naik 1,27 Persen ke Level 8.859
Pada perdagangan sesi I pagi ini, sebanyak 273 saham menguat, 134 saham melemah, dan 259 saham stagnan atau tidak bergerak.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp15.026,419 triliun, namun tak berselang lama, IHSG langsung anjlok lebih dari 1 persen ke level 8.209.
Sejumlah saham tercatat sebagai top losers pada perdagangan pagi ini, di antaranya:
- NSSS (Nusantara Sawit Sejahtera Tbk) turun 11,00 persen ke level 1.335
- HRTA (Hartadinata Abadi Tbk) turun 10,76 persen ke level 1.990
- GTSI (GTS Internasional Tbk) turun 10,71 persen ke level 250
- EMAS (Merdeka Gold Resources Tbk) turun 10,69 persen ke level 5.850
- BRMS (Bumi Resources Minerals Tbk) turun 9,72 persen ke level 975
Sementara itu, pergerakan bursa Asia bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,27 persen ke level 53.469,39, sedangkan Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 1,56 persen ke level 26.959,61. Indeks Shanghai Composite China turun 0,55 persen ke level 4.095,32, sementara Indeks Straits Times Singapura naik tipis 0,08 persen ke level 4.908,82.
Editor : Erina Faiha