BerandaBeritaHarga Daging Meroket, Pedagang di Cilegon Serentak Mogok Berjualan

Harga Daging Meroket, Pedagang di Cilegon Serentak Mogok Berjualan

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Kenaikan harga daging sapi yang terus terjadi sejak dua bulan terakhir mengakibatkan puluhan pedagang di Pasar Baru Kranggot, Kota Cilegon, melakukan aksi mogok berjualan selama dua hari.

Salah satu pedagang daging, Asep, mengatakan bahwa kenaikan harga sudah terjadi sejak Desember lalu. Harga daging yang sebelumnya Rp125.000 per kilogram kini naik menjadi Rp140.000 per kilogram.

Aksi mogok ini juga dipicu oleh tingginya harga sapi hidup yang mencapai Rp58.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp50.000 per kilogram.

“Karena dari PT pembelian sapi ini sudah tinggi makanya kita rundingan satu Provinsi Banten untuk mogok berjualan, mulai dari Merak, Anyer, Serang, Cilegon, Rangkas, sama Pandeglang, itu sepakat untuk mogok berjualan biar pemerintah tau, kalo harga sapi ini semakin hari ini semakin melonjak,” ujar Asep pedagang daging sapi.

Baca Juga: Sempat Mogok Dua Hari, Siswa SMAN 1 Cimarga Kembali ke Sekolah

Asep berharap pemerintah bisa menekan harga daging sapi agar normal kembali dan para pedagang bisa kembali berjualan.

“Harapannya pemerintah bisa menekan harga daging sapi agar normal kembali,” harap Asep.

Baca Juga: Gegara Dugaan Penamparan Siswa, Kepsek SMAN 1 Cimarga Dinonaktifkan

Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon, Siti Rogayah, menambahkan bahwa pihaknya bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon akan berupaya menstabilkan harga. Masyarakat juga diimbau untuk beralih mengonsumsi ikan maupun ayam sebagai alternatif.

“Dari pedagang daging tidak melakukan aktivitas terlebih dahulu selama dua hari, tanggal 26 dan tanggal 27 Januari, agar penstabilan harga dari pemerintah dalam rangka menyikapi harga sapi yang dari Australia terlalu tinggi, belum lagi harga proses pemotongan dan lainnya itu ke konsumen cukup tinggi,” kata Rogayah.

Selain pedagang daging sapi, para penggiling daging dan pelaku usaha daging beku juga tidak beroperasi selama aksi mogok berlangsung.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -