BerandaBeritaPuting Beliung Terjang Cikeusik, Belasan Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon

Puting Beliung Terjang Cikeusik, Belasan Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Cuaca ekstrem kembali menerjang wilayah selatan Kabupaten Pandeglang. Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Desa Curugciung, Kecamatan Cikeusik, Senin sore, 19 Januari 2026. Akibatnya, sejumlah rumah warga rusak setelah tertimpa pohon tumbang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan berdampak pada dua kampung, yakni Kampung Bungur Gede dan Kampung Margasari.

Angin kencang datang secara tiba-tiba bersamaan dengan hujan lebat, menyebabkan pohon kelapa tumbang dan menimpa bangunan warga.

Anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Cikeusik, Siti Aisah, menjelaskan bahwa intensitas hujan cukup tinggi sebelum angin puting beliung menerjang permukiman warga.

“Hujan cukup lebat saat kejadian. Angin kencang melanda Kampung Bungur Gede dan Kampung Margasari hingga menyebabkan beberapa rumah rusak tertimpa pohon kelapa, bahkan ada yang hampir roboh,” ujar Siti.

Baca Juga: Angin Puting Beliung Terjang Carita Pandeglang, 10 Rumah Warga Rusak

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang dialami warga bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak parah, terutama pada bagian atap dan dinding rumah. Total kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan data sementara, rumah warga yang terdampak antara lain milik Sarkiman dan Usup yang mengalami kerusakan parah. Estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp10 juta.

Sementara beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan akibat tertimpa batang dan ranting pohon.

Ketua Relawan Kampung Siaga Bencana Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira, menyampaikan bahwa relawan KSB bersama aparat desa dan warga setempat langsung melakukan gotong royong. Mereka membersihkan puing bangunan serta pohon tumbang.

“Warga bersama relawan masih melakukan pembersihan puing dan batang pohon yang menimpa rumah. Pendataan lanjutan juga sedang kami lakukan untuk dilaporkan kepada pihak terkait,” kata Beni.

Ia menambahkan, data kerusakan akan segera disampaikan agar para korban dapat memperoleh bantuan stimulan perbaikan rumah.

Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, KSB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar pohon-pohon besar.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -