Lebak, Bantentv.com – Alun-alun Rangkasbitung resmi memasuki tahap pembangunan ulang sejak Selasa, 26 Agustus 2025. Kawasan ruang publik utama warga Lebak itu kini ditutup total untuk proses revitalisasi.
Revitalisasi ini merupakan bagian dari program penataan pusat kota yang digagas Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya-Amir Hamzah.
Saat ini, seluruh area telah dipagari proyek, sementara sejumlah alat berat mulai bekerja di berbagai titik pembangunan.
Proyek perbaikan alun-alun kebanggaan warga Lebak ini menelan anggaran Rp4,9 miliar. Perbaikan mencakup sarana olahraga, jogging track, lapangan, serta podium alun-alun.
Warga menyambut baik program ini. Mereka berharap alun-alun menjadi lebih cantik, aman, dan nyaman untuk beraktivitas.
Baca Juga: DPUPR Lebak Anggarkan Rp37 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan
Salah satu warga Rangkasbitung, Ferri Febrian, mengaku antusias dengan adanya revitalisasi.
“Fasilitas olahraganya harus lebih nyaman, lebih bagus lagi. Tambahkan juga lapangan basket agar pilihan olahraga lebih banyak,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Irvan Suyatufika, memastikan proyek revitalisasi telah melalui proses administrasi.
“Penandatanganan kontrak dilakukan seminggu lalu. Pekerjaan fisik dimulai Selasa, 26 Agustus 2025, dengan penutupan total kawasan alun-alun,” kata Irvan.
Ia menargetkan proyek revitalisasi selesai pada akhir Desember 2025.
“Kami ingin hasilnya maksimal karena alun-alun ini merupakan wajah kota,” tegasnya.
Irvan juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri masuk ke area proyek demi keselamatan bersama.
Editor: Siti Anisatusshalihah