BerandaReligi7 Amalan Malam 1 Muharram dan Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Muharram...

7 Amalan Malam 1 Muharram dan Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Muharram 2025

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Malam 1 Muharram 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis malam, 26 Juni 2025, menjadi momen penting bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan dan menyambut tahun baru Islam dengan penuh makna.

Pada malam pergantian tahun baru Hijriah ini, terdapat sejumlah amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan sebagai bentuk penghambaan diri dan upaya mendekatkan hati kepada Allah SWT.

Salah satu amalan utama yang dianjurkan adalah membaca doa akhir dan awal tahun. Doa akhir tahun biasanya dibaca sebelum waktu Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah, sebagai permohonan ampun atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah lalu.

Sedangkan doa awal tahun dibaca setelah Maghrib pada tanggal 1 Muharram, memohon agar tahun yang akan dijalani dilimpahi rahmat, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan hidup. Doa ini mengandung makna mendalam yang menjadi pembuka indah dalam menyambut tahun baru dengan hati yang bersih dan niat yang lurus.

Baca juga : Inilah Beberapa Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam di Indonesia

Ini dia 7 amalan yang bisa kamu lakukan:

  1. Membaca Do’a Akhir Tahun

Dibaca tiga kali setelah waktu Ashar pada sore akhir tahun Hijriyah. (26 Juni 2025)

بسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ اثْبُ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَمِلْتَ عَلَى بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفِرُكَ فَغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَاسْأَلُكَ اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَاذَ الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعَ رَجَابِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahumma ma ‘amiltu min ‘amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîha ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘ala ‘uqubati, wa da’autani ilattaubati min ba’di jara’ati ‘ala ma’shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirli wa ma ‘amiltu fiha mimma tardha, wa wa’attani ‘alaihits tsawaba, fa’as’aluka an tataqabbala minni wa la taqtha’ raja’i minka ya karim.

Artinya: “Ya Allah, apa yang telah kuperbuat selama tahun ini dari hal-hal yang Engkau larang, dan aku belum bertaubat darinya, padahal Engkau telah menahan hukuman-Mu dengan kemurahan-Mu setelah kuasa-Mu untuk menghukumku, dan Engkau telah mengajakku untuk bertaubat setelah keberanianku melakukan maksiat kepada-Mu. Maka sesungguhnya aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku. Dan apa yang telah kuperbuat dari hal-hal yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala kepadaku, maka aku memohon kepada-Mu, wahai Dzat yang Maha Mulia, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, terimalah amalanku dan jangan putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Yang Maha Mulia.”

  1. Membaca Do’a Awal Tahun

Dibaca tiga kali setelah waktu Maghrib pada malam awal tahun baru Hijriyah. (26 Juni 2025)

بسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِي الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرَمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ وَهَذَا عَامَ بَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَا بِهِ وَجُنُودِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَاذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu’awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis su’i, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikrâm.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang Kekal dan Qadim (Maha Dahulu), dan ini adalah tahun baru. Aku memohon kepada-Mu perlindungan di dalamnya dari setan dan para sekutunya, pertolongan terhadap nafsu yang selalu mendorong kepada keburukan, dan kesibukan dengan amal yang mendekatkanku kepada-Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, dengan rahmat-Mu.”

  1. Tafaulan minum susu putih

Membaca doa:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

(Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu)

  1. Membaca surah Yasin 3x

5.Membaca ayat kursi 360x

  1. Menulis basmallah 113x (بسم الله الرحمن الرحيم)

Ditulis dalam keadaan suci (setelah wudhu), menghadap kiblat, diniatkan menolak bala’ dan mendapat keberkahan, kertas dilipat dan disimpan.

  1. Berpuasa awal tahun

Puasa 1 muharram (Jumat, 27 Juni 2025), adapun niatnya sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shaumal Muharrami lilâhi ta’âlâ)

Dengan melaksanakan amalan-amalan tersebut, malam 1 Muharram dan bulan Muharram secara keseluruhan menjadi waktu yang sangat tepat untuk introspeksi diri, memperbaiki niat, dan memperkuat keimanan agar dapat menjalani tahun baru Islam dengan semangat baru dan keberkahan yang melimpah.

Artikel ini ditulis oleh Imay Indari/Magang, peserta program magang di Bantentv.com. Konten telah melalui proses penyuntingan oleh tim redaksi.

TERKAIT
- Advertisment -