BerandaBeritaNasionalLedakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut: Investigasi Penyebab Terus Berlanjut

Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut: Investigasi Penyebab Terus Berlanjut

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Sebuah ledakan dahsyat terjadi saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa di kawasan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Insiden yang terjadi pada Senin pagi, sekitar pukul 09.30 WIB, menewaskan 13 orang.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal Kristomei Sianturi, menjelaskan bahwa ledakan tersebut menewaskan empat anggota TNI dan sembilan warga sipil.

Seluruh korban tewas ledakan amunisi kadaluwarsa langsung dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk untuk proses autopsi dan pemulasaraan.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mengamankan dan membersihkan area kejadian. Ada kekhawatiran potensi ledakan susulan, sehingga lokasi harus dipastikan benar-benar aman,” ujar Mayjen Kristomei, dikutip dari kanal YouTube Kompas.com.

Kristomei menambahkan bahwa saat ini pihak TNI fokus menyelidiki penyebab utama insiden tersebut.

Daftar Korban Jiwa

Korban dari unsur TNI:

  1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan
  2. Mayor Cpl Anda Rohanda
  3. Kopda Eri Dwi Priambodo
  4. Pratu Aprio Setiawan

Korban dari warga sipil:

  1. Iyus Ibing bin Inon
  2. Rustiawan
  3. Iyus Rizal
  4. Toto
  5. Endang
  6. Ipan
  7. Anwar
  8. Agus Jebrag
  9. Dadang

Pemusnahan amunisi kedaluwarsa di wilayah ini sebelumnya merupakan kegiatan rutin. Penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap kronologi dan faktor penyebab ledakan.

TERKAIT
- Advertisment -