Bantentv.com – Ditutup melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergeser 224,91 poin atau -3,05 persen ke level 7.137,21 pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026. Dalam aktivitasnya, IHSG di sepanjang hari ini bergerak melemah dari rentang level 7.132,21 ke 7.350,28.
Pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini juga didominasi oleh tren negatif. 629 saham melemah, 104 saham menguat dan 86 saham lainnya stagnan atau tidak bergerak.
Hingga sore ini, IHSG berhasil mencatatkan volume perdagangan sebesar 28,63 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,6 juta kali. Sementara nilai transaksi yang telah dibukukan sejumlah Rp13,7 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.704 triliun.
Akibat anjloknya IHSG, seluruh sektor berada di zona merah, adapun sektor bahan baku dan transportasi memimpin dengan koreksi masing-masing -3,87 persen. Disusul infrastruktur -3,64 persen, barang konsumen non primer -3,55 persen, industrial -3,46 persen, teknologi -3,41 persen.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi ke 8.370 di Akhir Pekan, Pasar Dibayangi Tekanan Sektor Industri
Posisi berikutnya, sektor energi menurun -2,86 persen, lalu barang konsumen primer -2,18 persen, diikuti properti -1,79 persen, keuangan -1,60 persen dan sektor kesehatan anjlok -1,19 persen.
Pada akhir sesi, sejumlah saham konglomerat juga terpantau berguguran. Emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu turut mengalami koreksi cukup dalam, di antaranya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun -5,22 persen ke Rp5.450, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah -4,53 persen ke Rp1.370, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi -4,18 persen ke Rp6.300.
Selain itu, PT Petrosea Tbk (PTRO) turun -3,21 persen ke Rp4.530, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah -2,85 persen ke Rp1.195, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkoreksi -2,45 persen ke Rp795.
Saham-saham milik konglomerat lainnya seperti Grup Bakrie juga ikut tertekan. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) merosot -7,46 persen ke Rp124, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun -6,85 persen ke Rp680, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah -3,67 persen ke Rp210, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) turun -3,41 persen ke Rp396, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terkoreksi -3,07 persen ke Rp790.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah ke Level 8.884,72, Banyak Saham Anjlok
Sementara itu, saham yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro juga mengalami tekanan, di antaranya PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun -6,93 persen ke Rp940, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) melemah -6,15 persen ke Rp244, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) turun -5,14 persen ke Rp3.320, dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) terkoreksi -4 persen ke Rp4.920.
Adapun dari kelompok lain, saham yang berkaitan dengan Sugianto Kusuma dan Salim Group turut mengalami pelemahan, yakni PT Citra Buana Prasida Tbk (CBDK) turun -2,9 persen ke Rp4.680 serta PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melemah -1,59 persen ke Rp7.750.
Saham milik Grup Sinarmas, yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), bahkan merosot -11,47 persen ke Rp66.925. Tekanan juga terlihat pada saham Haji Isam seperti PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang turun -9,54 persen ke Rp1.755 dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) melemah -5,17 persen ke Rp7.800.
Sementara itu, saham yang berkaitan dengan Low Tuck Kwong yakni PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turut terkoreksi -2,45 persen ke Rp12.950.
Berikut top gainers hari ini:
1. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) (3,19 persen)
2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) (1,97 persen)
3. 3. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (0,79 persen)
Sementara top losers hari ini:
1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) (-11,47 persen)
2. 2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (-10,41 persen)
3. 3. PT Indosat Tbk (ISAT) (-6,54 persen)
Editor : Erina Faiha