Minggu, November 30, 2025
BerandaBeritaAdvertorialDorong Ekonomi Pandeglang, Nawawi Nurhadi Tekankan Infrastruktur dan Intervensi Strategis

Dorong Ekonomi Pandeglang, Nawawi Nurhadi Tekankan Infrastruktur dan Intervensi Strategis

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Pembangunan Banten Selatan kembali menjadi isu utama setelah Anggota Komisi IV DPRD Banten, Nawawi Nurhadi, mengungkapkan bagaimana sejumlah prioritas pembangunan masih tertinggal jauh dari Banten Utara.

Dalam sesi Podcast Banten TV, Nawawi memaparkan bahwa wilayah Pandeglang, yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pariwisata, selama ini kalah melaju karena akses jalan yang masih buruk dan tidak memadai.

Menurut Nawawi, pembangunan infrastruktur bukan sekadar hitungan proyek, tetapi fondasi percepatan ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, buruknya infrastruktur membuat rantai ekonomi tidak berjalan dengan efisien. Hasil pertanian petani dijual murah karena biaya distribusi mahal, sementara pedagang di kota menjual dengan harga tinggi. Akhirnya, petani tetap miskin meski pasarnya besar. “Ini ironi yang harus diputus,” katanya.

Nawawi menyoroti jalan nasional yang melintasi Banten. Walau kualitasnya cukup baik, ia menilai sudah saatnya beberapa ruas diperlebar menjadi dua jalur, terutama kawasan Cadasari–Mengger hingga akses menuju Panimbang. Ruas-ruas ini merupakan jalur vital, bukan hanya bagi masyarakat lokal tetapi juga alur wisatawan yang hendak menuju pantai-pantai unggulan.

Baca Juga: Dewan Dukung Program Bang Andra untuk Kurangi Ketimpangan

Selain itu, Nawawi menyinggung masalah jalan tambang di kawasan Jalupang yang setiap hari dipadati truk pasir. Lalu lintas yang padat dan rawan kerusakan jalan ini harus disikapi dengan perencanaan lebih visioner agar aktivitas industri dan kenyamanan warga dapat berjalan seimbang.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan irigasi dan normalisasi sungai merupakan kebutuhan mendesak. Beberapa wilayah Pandeglang seperti Patia, Sobang, dan Panimbang sering terendam banjir saat musim hujan, tetapi kekurangan air saat kemarau. Kondisi ini, menurut Nawawi, langsung memukul produktivitas petani.

Dalam reses terakhirnya, ia menerima banyak aspirasi terkait pembangunan drainase, jalan lingkungan, hingga jembatan-jembatan kecil yang menjadi akses vital warga. Menurut Nawawi, legislatif memiliki kewajiban moral untuk memastikan semua aspirasi ini diterjemahkan menjadi kebijakan pemerintah daerah. “Kami di DPRD tidak hanya mendengar, tetapi juga mengawal. Kita panggil OPD, kita ingatkan, kita dorong,” tegasnya.

Nawawi kembali memberikan apresiasi kepada program Bang Andra yang sedang berjalan. Namun ia menegaskan bahwa program tersebut perlu diperluas dan ditingkatkan agar benar-benar mampu menutup ketimpangan antara utara dan selatan. “Saya ingin melihat Pandeglang maju, bukan hanya di kertas. Masyarakat harus merasakan bahwa negara hadir,” ujarnya.

Bagi Nawawi, kunci utama percepatan pembangunan Banten pada intervensi strategis. Ia mendorong pemerintah provinsi untuk menjadikan wilayah selatan sebagai fokus pembangunan jangka panjang. Dengan infrastruktur yang lebih baik, ia yakin investor akan masuk, wisata berkembang, dan masyarakat merasakan lompatan kesejahteraan. (Adv)

TERKAIT
- Advertisment -