Bantentv.com – Pebulu tangkis tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen, resmi mengumumkan pensiun dari dunia bulu tangkis pada 15 April 2026. Kabar tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya dan menjadi perhatian publik olahraga dunia.
Axelsen mengungkapkan bahwa cedera punggung yang telah lama dideritanya menjadi alasan utama untuk mengakhiri karier profesional. Kondisi fisik yang tidak lagi memungkinkan untuk berlatih dan bertanding di level tertinggi membuatnya harus mengambil keputusan sulit.
“Hari ini adalah hari yang tidak mudah untuk saya. Karena masalah punggung, saya tidak bisa lagi bersaing dan berlatih di tingkat teratas,” tulis Axelsen melalui akun Instagramnya.
Baca Juga: Delapan Pemain Bulu Tangkis Indonesia Terkena Sanksi dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF)
Cedera Punggung Jadi Alasan Utama
Pebulu tangkis berusia 32 tahun tersebut telah menempuh berbagai upaya pemulihan, termasuk menjalani operasi, perubahan metode latihan, hingga berbagai perawatan intensif guna mengurangi rasa sakit pada punggungnya. Namun, upaya tersebut belum memberikan hasil optimal.
“Menerima situasi saat ini sangatlah sulit. Tapi saya telah mendapatkan kesimpulan bahwa tubuh saya sudah tidak bisa melanjutkan,” lanjut peraih dua medali emas Olimpiade tersebut.
Keputusan pensiun ini menandai berakhirnya perjalanan salah satu pemain tunggal putra terbaik dunia yang telah menginspirasi banyak generasi atlet bulu tangkis.
Baca Juga: Viktor Axelsen Pensiun, Begini Salam Perpisahan Sang Legenda Bulu Tangkis Dunia!
Perjalanan Karier dan Prestasi Gemilang
Lahir di Odense, Denmark, pada 4 Januari 1994, Axelsen mulai dikenal publik internasional setelah menjuarai Kejuaraan Dunia Junior 2010. Prestasi tersebut menjadi awal perjalanan kariernya menuju level elite bulu tangkis dunia.
Puncak karier Axelsen ditandai dengan keberhasilannya meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024, serta medali perunggu pada Olimpiade Rio 2016. Selain itu, ia juga berhasil meraih dua gelar juara dunia BWF pada tahun 2017 dan 2022, serta beberapa kali menempati peringkat satu dunia.
Baca Juga: Target Juara! PBSI Pandeglang Saring Ratusan Atlet Bulu Tangkis
Dengan postur tubuh tinggi serta gaya bermain agresif namun tetap terkontrol, Axelsen mampu menghadirkan warna baru dalam persaingan tunggal putra yang selama ini didominasi pemain Asia. Kemampuan smash keras dan pertahanan solid menjadikannya lawan yang sulit dikalahkan di berbagai turnamen besar.
Editor : Erina Faiha