Pandeglang, Bantentv.com – Ratusan hektar lahan sawah di Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang dilaporkan terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi para petani, mengingat sebagian besar sawah baru saja selesai ditanami padi.
Genangan air dengan ketinggian yang cukup signifikan menyebabkan tanaman padi yang masih berada pada fase awal pertumbuhan terancam rusak bahkan mati.
Baca Juga: Industri Sawah Luhur Harapan Baru Tekan Pengangguran Kota Serang di 2027
Banjir yang merendam sawah tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi petani, baik dari segi biaya produksi maupun tenaga yang telah dikeluarkan sejak proses pengolahan lahan hingga penanaman.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai.

Selain itu, meluapnya saluran air di sekitar area sawah menyebabkan genangan semakin meluas hingga menjadikan areal persawahan tampak seperti lautan.
“Kami baru saja tanam beberapa hari lalu, sekarang sudah terendam. Kalau air tidak cepat surut, kemungkinan besar harus tanam ulang,” ungkap Zaenal Abidin, salah satu Ketua Kelompok Tani Jumat, 10 April 2026.
Para petani berharap adanya perhatian dan langkah cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk menangani banjir yang merendam sawah tersebut. Penanganan jangka pendek diperlukan agar genangan air segera surut, sehingga kerusakan tanaman dapat diminimalkan.
Selain itu, masyarakat juga mengharapkan solusi jangka panjang, seperti pengerukan sungai yang telah mengalami pendangkalan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah banjir yang kerap berulang dan terus mengancam keberlanjutan lahan sawah di wilayah tersebut.