Serang, Bantentv.com – Kasus campak di wilayah Kabupaten Serang saat ini mengalami tren peningkatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, sudah ada ratusan atau lebih dari 400 orang yang diduga suspek campak.
Pemerintah Kabupaten Serang sedang gencar melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga, terutama balita berusia 59 bulan, guna memitigasi penyebaran penyakit campak.
Berdasarkan temuan, hingga kini terdapat 468 orang kasus suspek atau terduga terpapar campak. Pasien mengalami gejala demam, munculnya ruam merah, batuk, pilek, dan sesak napas.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Istianah Hariyanti mengatakan, sejak Januari hingga Maret jumlah kasus suspek campak telah mencapai 468 orang.
Baca Juga: 23 Warga Jawilan Kabupaten Serang Terpapar Campak
Bagi warga yang ditemukan mengalami gejala campak, akan dilakukan pemeriksaan dengan pengambilan sampel darah untuk kemudian dikirim ke laboratorium milik Kementerian Kesehatan di Jakarta. Hingga saat ini, hasil pemeriksaan belum seluruhnya keluar.
“Sejak Januari hingga Maret 2026, jumlah kasus suspek campak di Kabupaten Serang tercatat mencapai 468 orang. Kami terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan hasil diagnosis,” ujar Istianah Hariyanti.
Sebagai bentuk pencegahan, imunisasi di 29 kecamatan akan dilakukan guna menjaga kekebalan tubuh anak. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta melengkapi imunisasi anak sebagai upaya pencegahan campak,” tambahnya.