BerandaBeritaDinsos Cilegon Operasikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir

Dinsos Cilegon Operasikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Sosial kembali mengoperasikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir, khususnya untuk sahur dan berbuka puasa.

Dapur umum tersebut didirikan di eks Kantor Dinas Sosial Kota Cilegon sebagai pusat penyediaan makanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pengoperasian dapur umum ini dilakukan setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cilegon sejak 7 Maret lalu menyebabkan banjir di sejumlah titik.

Baca Juga: BAZNAS Banten Hadir untuk Warga Padarincang, Dapur Umum Dibuka Pasca Banjir dan Longsor

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk kembali mengaktifkan dapur umum guna memastikan kebutuhan makanan warga terdampak tetap terpenuhi selama masa darurat.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kebencanaan Dinas Sosial Kota Cilegon, Anton Suma Kurniawan, menjelaskan bahwa dapur umum tersebut difungsikan kembali untuk membantu masyarakat, terutama di tengah pelaksanaan ibadah puasa.

“Untuk penyalurannya sesuai dengan data yang masuk kurang lebih 5000. Kemarin Alhamdulillah tercover untuk buka puasa dan sahur sekitar 4000-an. Kalau untuk hari ini kita cover 3 kecamatan, karena wilayah lainnya sudah kondusif,” ujar Anton.

Dinsos Cilegon membuka dapur umum untuk warga yang terdampak banjir (Foto: Bantentv.com/ Ali)
Dinsos Cilegon membuka dapur umum untuk warga yang terdampak banjir (Foto: Bantentv.com/ Ali)

Selain menyediakan makanan untuk sahur dan berbuka puasa, dapur umum ini juga menjadi pusat koordinasi penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.

Makanan yang diproduksi dari dapur umum kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah yang masih mengalami dampak banjir.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Cilegon, Ade Mufrodi, menyampaikan bahwa ribuan nasi bungkus yang disiapkan dari dapur umum telah disalurkan kepada ribuan warga terdampak di berbagai kecamatan.

“Rencana kami akan siaga hingga banjir surut, mungkin satu atau dua hari ke depan,” ungkap Ade.

Ia menambahkan, makanan dari dapur umum tersebut telah didistribusikan kepada sekitar 2.206 jiwa yang terdampak banjir di Kecamatan Jombang, Cibeber, Purwakarta, Grogol, Citangkil, dan Cilegon.

Keberadaan dapur umum dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan makanan selama masa tanggap darurat.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -