Serang, Bantentv.com – Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, banyak warga mengeluhkan gangguan kesehatan, khususnya penyakit gatal-gatal.
Menyikapi kondisi tersebut, puskesmas Jawilan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat terdampak di tiga desa berbeda.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan oleh puskesmas Jawilan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga.
Pasalnya, genangan air dan lingkungan yang lembap pascabanjir berpotensi memicu berbagai penyakit, terutama penyakit kulit yang banyak dikeluhkan warga.
Baca Juga: Kecamatan Carenang Terima Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir
Kepala puskesmas Jawilan, Imas Migiarti, mengatakan bahwa pihaknya melakukan pelayanan kesehatan secara jemput bola dengan mendatangi langsung masyarakat terdampak banjir.
Ia menjelaskan bahwa keluhan kesehatan warga pascabanjir cukup beragam. Selain gatal-gatal, puskesmas Jawilan juga menemukan warga yang mengeluhkan gangguan lambung, batuk pilek, demam, diare, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Petugas kesehatan Puskemas Jawilan sedang melakukan pemeriksaan terhadap warga yang terdampak banjir di Desa Majasari (Bantentv.com/ Riki)
“Disini ada tiga desa yang terdampak banjir kemarin diantaranya Desa Majasari, Parakan dan Pasir Buyut, rata-rata yang paling banyak warga mengeluhkan terkena penyakit gatal-gatal akibat banjir,” ungkapnya 28 Januari 2026.
Imas menyebutkan, puskesmas Jawilan memberikan pengobatan secara gratis kepada warga yang terdampak banjir.
Selain pelayanan medis, pihaknya juga memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan agar masyarakat terhindar dari penyakit yang berpotensi muncul akibat kondisi lingkungan pascabanjir.
“Ini kan cuaca masih ekstrem dan pastinya banyak air yang menggenang akibat hujan, kita berikan edukasi kepada warga untuk selalu menjaga hidup bersih, soal kalo musim begini banyak nyamuk demam berdarah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Imas mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Ia juga mengingatkan agar warga tidak ragu datang ke puskesmas maupun fasilitas layanan kesehatan di desa masing-masing apabila mengalami keluhan kesehatan.
“Saya imbau warga untuk selalu menjaga polo makan baik dan pola tidur yang teratur agar terhindar dari sakit,” pungkasnya.