Bantentv.com – Operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kelima pada Rabu 28 Januari 2026. Proses pencarian korban ditunda sementara akibat cuaca buruk yang menghambat pergerakan personel.
Tim SAR gabungan masih memfokuskan pencarian di tiga sektor utama, yakni Sektor A1, Sektor B, serta tambahan Sektor A3 yang berada di area ketinggian.
Untuk mempercepat evakuasi, Basarnas mengerahkan total 17 unit alat berat di lokasi longsor.
Direktur Operasi Pencarian Basarnas Yudhi Bramantyo mengatakan pergerakan personel ke area lereng atas masih disesuaikan dengan kondisi cuaca.
Sejak Selasa malam hingga Rabu pagi, kawasan longsor di Cisarua Bandung Barat diselimuti mendung dan kabut tebal.
Baca Juga: Pasirlangu Bandung Barat Longsor, Ribuan Personel SAR Dikerahkan
“Untuk pergerakan personel sementara kita menyesuaikan kondisi cuaca. Sejak tadi malam hingga pagi ini masih mendung dan berkabut,” ujar Yudhi dikutip dari Antara.
Ia menegaskan operasi SAR tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan. Personel akan kembali digerakkan setelah kondisi cuaca dinilai lebih aman.
Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Teguh Rahayu menyatakan modifikasi cuaca telah dilakukan untuk mendukung proses evakuasi. Upaya tersebut dilaksanakan sejak 24 Januari dengan tiga penerbangan hingga Rabu pagi.
“Modifikasi cuaca untuk wilayah Jawa Barat, khususnya Cisarua, sudah kami laksanakan sejak tanggal 24 untuk mendukung evakuasi,” kata Teguh.
Namun, Teguh menyebut pertumbuhan awan di kawasan perbukitan masih terus terjadi. Kondisi tersebut membuat potensi hujan sedang hingga lebat masih berpeluang turun.
Ia mengingatkan risiko longsor susulan di wilayah Cisarua Bandung Barat tetap harus diwaspadai.
Operasi SAR akan terus berjalan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan seluruh personel.