Pandeglang, Bantentv.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan melestarikan warisan budaya, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten menggelar Workshop Pengembangan Mutu Produk Batik.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2025, bertempat di Sentra Batik Budaya Kabupaten Pandeglang.
Sedikitnya 20 pembatik lokal antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung, mulai dari mendesain motif, mencanting, hingga mewarnai kain dengan pewarna alami.
Tak tanggung-tanggung, para peserta dibimbing langsung oleh Balai Besar Kerajinan Batik Nasional, yang memberikan pelatihan intensif untuk meningkatkan mutu dan kreativitas produk batik lokal.
Baca Juga: Mahasiswa Asing Kunjungi Bukit Si Nyonya, Belajar Tradisi dan Kearifan Lokal Pandeglang
Kepala DKUPP Kabupaten Pandeglang, Bunbun Buntaran, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk memfasilitasi Industri Kecil Menengah (IKM) agar mampu bersaing melalui peningkatan keterampilan dan kualitas produk.
“Workshop ini menjadi langkah konkret Pemkab Pandeglang dalam mendongkrak daya saing dan produktivitas IKM batik lokal. Satu canting, sejuta makna, untuk kemajuan ekonomi kreatif Pandeglang,” ujarnya.
Bunbun menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat pelaku IKM serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Dari Pandeglang, kami menjaga warisan leluhur dengan sentuhan inovasi berkelanjutan. Langkah ini diharapkan memperkuat jiwa kreatif pelaku IKM, meningkatkan produksi, dan menembus pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif di Pandeglang untuk terus mengembangkan potensi batik daerah agar semakin dikenal luas.
“Mari bersama kita wujudkan batik Pandeglang yang bermutu, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan daerah,” tutupnya.