Serang, Bantentv.com – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, melakukan inspeksi mendadak ke salah satu lokasi tambang yang berada di Desa Pengarengan, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Serang itu dilakukan secara tertutup tanpa diketahui oleh banyak pihak, termasuk awak media.
Meskipun belum ada keterangan resmi terkait tujuan kunjungan tersebut, langkah Bupati diduga berkaitan dengan meningkatnya kemacetan di jalur Bojonegara–Puloampel akibat padatnya lalu lintas truk tambang yang melintas setiap hari.
Bupati diketahui meninjau salah satu lokasi yang disebut sebagai PT Sumber Gunung Maju (SGM) Bravo 10.
Ia ingin memastikan bagaimana kegiatan operasional perusahaan berlangsung, termasuk penataan parkir kendaraan pengangkut material tambang.

Camat Bojonegara, Bagja Saputra, membenarkan kunjungan mendadak itu.
“Iya tadi pukul 09.00 WIB, kalau lokasinya di PT GSM Bravo 10. Yang dilihat operasional tambang, posisi mengenai parkir kendaraan. Kemudian mengecek kantung parkir sementaranya,” ujarnya pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Baca Juga: Urai Kemacetan, Pemprov Banten Bakal Atur Jam Operasional Truk Tambang
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga memberikan arahan agar para pengusaha tambang mematuhi kesepakatan bersama untuk tidak mengizinkan kendaraan keluar di jam padat. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah kemacetan di jalur utama Bojonegara.
“Jadi ketika truk yang mau beli batu atau mengantar pesanan itu nggak bisa langsung keluar. Bupati ke sini itu memastikan bahwa kesepakatan bersama itu ditunaikan oleh pengusaha,” ungkap Bagja.
Ia menambahkan, saat inspeksi berlangsung, terlihat banyak kendaraan dari luar daerah yang terparkir di sekitar area PT SGM Bravo 10.
“Yang sekarang lagi ramai kan dari Jawa Barat. Mereka (mobil tambang) datang sebelum pukul 08.00 sudah sampai sini. Nanti pukul 19.00 WIB mereka ke luar dari tambang,” jelasnya.