Kamis, Juli 25, 2024
BerandaPolitikInternasionalTajikistan Resmi Melarang Penggunaan Hijab

Tajikistan Resmi Melarang Penggunaan Hijab

Bantentv.com – Pada 19 Juni 2024, Tajikistan secara resmi melarang promosi, penjualan, kegiatan impor, penggunaan atribut yang dianggap sebagai ancaman budaya asing terhadap budaya Tajikistan, termasuk hijab.

Siapa pun yang melanggar peraturan ini akan dikenakan denda sebesar 7.920 somonis hingga 39.500 somonis per individu atau sekitar Rp12.000.000 hingga Rp60.000.000.

Peraturan ini kemudian mengundang polemik di tengah masyarakat Tajikistan sendiri mengingat Tajikistan merupakan negara yang 90% penduduknya beragama Islam. “Kebebasan berpakaian seharusnya bukan merupakan ranah yang diatur oleh suatu undang-undang tertentu,” Ujar Munira Shahidi, seorang ahli seni dan budaya, pada Radio Free Europe atau Radio Liberty.

Pelarangan penggunaan hijab ini sendiri sebenarnya didukung penuh oleh Emomali Rahmon, Presiden Tajikistan yang berambisi untuk melestarikan budaya Tajikistan dengan menganjurkan masyarakatnya menggunakan pakaian tradisional Tajikistan.

Pada September 2017, anjuran ini bahkan diberitahukan melalui telepon genggam dimana pemerintah Tajikistan akan mengirimkan pesan, seperti “Ayo pakai pakaian tradisional Tajikistan!”

Selain hijab, pemerintah Tajikistan juga melarang sejumlah praktik budaya Islam yang dianggap sebagai ancaman radikal, seperti perayaan hari raya Islam, janggut bagi para laki-laki, dan kunjungan ke masjid bagi para remaja.

Tajikistan bukan merupakan satu-satunya negara dengan mayoritas umat Islam yang melarang penggunaan hijab, tetapi juga Kazakhstan, Kosovo, Azerbaijan, dan Kirgizstan yang melarang penggunaannya di lingkungan pendidikan dan pemerintahan. Pelarangan hijab di keempat negara itu sendiri dilatarbelakangi oleh ideologi sekularisme yang menjadi salah satu dasar negara mereka.*(raihan/red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR