İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

31 C
Serang
Kamis, Februari 22, 2024
BerandaPolitikInternasionalMahasiswi Asal Indonesia Tewas Tertimpa Pohon Seberat 10 Ton di Adelaide, Australia

Mahasiswi Asal Indonesia Tewas Tertimpa Pohon Seberat 10 Ton di Adelaide, Australia

Bantentv.com – Sebuah kabar duka menghebohkan media sosial saat seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon seberat 10 ton di Adelaide, Australia.

Insiden tragis ini terjadi ketika Alifia mahasiswi asal Indonesia sedang jogging di taman Park 10, War Memorial Drive, Adelaide Utara. Saat istirahat di bawah pohon karet besar, tiba-tiba batang pohon tersebut patah dan menimpanya.

Menurut sumber terdekat, pohon tersebut sebelumnya telah terbelah di bagian batang dan tumbuh menjadi dua bagian. Bagian terbesarnya dengan berat sekitar 10 ton, tiba-tiba patah dan menimpa Alifia yang sedang beristirahat di bawahnya.

Layanan darurat dipanggil ke lokasi kejadian. Namun, polisi menyatakan bahwa Alifia meninggal dunia di tempat kejadian. Kecelakaan ini menyisakan duka mendalam bagi teman-teman dan keluarga Alifia.

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Judha Nugraha, kabar meninggalnya mahasiswi Indonesia telah sampai ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney pada Kamis, 8 Februari. KJRI telah aktif berkoordinasi dengan otoritas setempat termasuk kepolisian untuk mengurus proses otopsi dan komunikasi dengan keluarga serta pihak rumah duka.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, KJRI Sydney telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat, termasuk proses autopsi sesuai peraturan setempat,” ujar Judha Nugraha melalui pesan singkat, dikutip dari Kompas.

KJRI juga telah memfasilitasi komunikasi dengan pihak keluarga dan koordinasi dengan funeral home (rumah duka).

Jenazah mahasiswi yang bernama Alifia Soeryo rencananya akan dibawa pulang ke Tanah Air sesuai keinginan keluarga. Namun, belum ada informasi pasti mengenai jadwal pemulangan jenazah Alifia..

“Belum ada info, masih diproses,” ucap Judha.

Teman-teman Alifia menyampaikan kesedihan mereka atas kepergian teman tercinta yang dikenal sebagai sosok yang cantik, manis, dan penuh kasih. Mereka menggambarkan Alifia sebagai seseorang yang terkadang pemalu, namun selalu ramah dan berbicara dengan baik.(adel/red)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Festival ramadan 2024

Terbaru

Komentar Pengunjung