Senin, Juli 22, 2024
BerandaPolitikInternasionalLima Fakta Wabah Virus Baru West Nile yang Menyerang Israel

Lima Fakta Wabah Virus Baru West Nile yang Menyerang Israel

Bantentv.com – Israel sedang menghadapi wabah virus West Live yang terus memakan korban. Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk dan bisa menyebabkan penyakit serius, bahkan kematian.

Virus ini disebarkan oleh gigitan nyamuk dan dapat menginfeksi manusia, burung, kuda bahkan beberapa hewan mamalia lainnya. Dalam kasus yang sangat jarang terjadi, virus ini dapat menyebar melalui darah yang ditransfusikan, organ yang ditransplantasikan atau bahkan bisa menyebar ke janin jika sang penderita virus adalah seorang ibu hamil.

Kali ini, virus tersebut muncul lagi dengan sebagian besar yang terdampak adalah warga di wilayah Sharon, dan dirawat di Meir Medical Center di Kfar Saba. Di Meir Medical Center, 25 pasien demam West Nile dirawat di rumah sakit, dua diantaranya berada dalam kondisi serius dan diberi ventilasi serta obat penenang. Pasien tambahan dirawat di Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv.

Dengan banyaknya hal yang telah terjadi, berikut adalah lima fakta tentang virus mematikan ini yang dilansir oleh Tempo.com:

  1. Kasus Meningkat di Israel Tengah

Menurut laporan Maariv, setidaknya sudah ada 100 orang terinfeksi virus West Nile di Israel. Sebagian besar pasien berasal dari Israel tengah, dengan beberapa kasus di wilayah Sharon. Rumah sakit yang menangani pasien terbanyak adalah Meir Medical Center di Kfar Saba.

  1. Kondisi Kritis dan Kematian Telah Terjadi

Dilansir dari Jerusalem Post, di Pusat Medis Sheba, enam pasien dirawat, tiga di antaranya dalam kondisi kritis dan menggunakan ventilator. Hingga kini, lima pasien telah meninggal di Pusat Medis Rabin-Beilinson di Petah Tikva, dan delapan orang lainnya dirawat. Selain itu, delapan pasien lain masih dalam tahap pemeriksaan di laboratorium pusat untuk memastikan infeksi.

  1. Nyamuk Jadi Perantara Utama Penularan

Virus West Nile disebabkan oleh virus yang hidup di alam liar, biasanya sejenis burung. Penyebaran penyakit ini dimulai ketika nyamuk menggigit burung dan menularkan virus kepada mereka. Virus tersebut kemudian terus hidup di dalam tubuh burung. Tahap selanjutnya, nyamuk kembali menggigit, menularkan virus ini ke hewan dan manusia. Sebagian besar kasus terjadi selama musim nyamuk yang dimulai pada musim panas dan berlangsung hingga musim gugur.

  1. Gejala Ringan Hingga Serius, Kebanyakan Tanpa Gejala

Virus West Nile umumnya dianggap sebagai penyakit ringan, namun dalam beberapa kasus dapat menyebabkan morbiditas parah bahkan kematian. Infeksi ini biasanya tidak menunjukkan gejala, tetapi pada beberapa kasus, gejala mirip flu dapat muncul dan hilang dengan sendirinya. Gejala tersebut meliputi demam, sakit kepala, kelemahan, nyeri sendi dan otot, konjungtivitis, ruam, serta kadang-kadang mual dan diare.

  1. Pencegahan dan Perawatan

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, tidak ada vaksin untuk manusia yang dapat mencegah infeksi virus West Nile hingga saat ini. Upaya pengobatan termasuk pemberian infus intravena antibodi yang disebut IVIG dan obat interferon, yang dapat memperkuat kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk menghilangkan penyebaran virus dalam tubuh. Sebagai bagian dari perawatan, pasien menerima cairan, antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder, dan, jika diperlukan, dipasangkan alat bantu pernapasan. (azzah/red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR