Minggu, Juli 14, 2024
BerandaKesehatanBahaya Kesehatan Dibalik Kenikmatan Kol Goreng 

Bahaya Kesehatan Dibalik Kenikmatan Kol Goreng 

Bantentv.com – Makan seporsi pecel lelel atau pun pecel ayam tak lengkap rasanya jika tanpa kol goreng. Kol goreng dijadikan makanan pendamping menjadi terasa nikmat, apalagi bila dimakan dengan sambal.

Tidak heran jika sayuran ini jadi favorit banyak orang. Namun, di balik rasanya yang enak, kol goreng rupanya menyimpan bahaya kesehatan.

Kol goreng terbuat dari kol yang digoreng sampai garing. Proses penggorengan ini membuat teksturnya jadi lebih ringan, renyah, dan mudah dikunyah. Karena alasan inilah, sebagian orang mampu menyantap kol goreng dalam jumlah banyak.

Konsumsi kol goreng berlebihan tidaklah baik untuk kesehatan. Layaknya makanan yang digoreng lainnya, mengonsumsi kol goreng terlalu banyak bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, seperti kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.

  1. Kol Goreng Tidak Bernutrisi

Kol merupakan sayuran yang mengandung serat, kalium, protein, asam folat, mangan, kalsium, dan magnesium, serta vitamin B6, vitamin C, dan vitamin K. Semua nutrisi tersebut bisa diperoleh jika kol diolah dengan cara yang tepat.

Sayangnya, kol yang digoreng sampai kering justru menghilangkan semua nutrisinya. Proses memasak dengan minyak panas akan memangkas habis nutrisi yang ada di dalam kol.

Dengan kata lain, kol goreng tidak sama lagi seperti kol yang diolah dengan cara ditumis, dikukus, atau direbus. Kol goreng tidak mengandung nutrisi apa pun sehingga kamu tidak akan mendapatkan manfaat apa pun dari konsumsi kol goreng.

  1. Ragam Bahaya Kesehatan dari Kol Goreng

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kol goreng tidak lagi bernutrisi. Malahan, proses penggorengan tersebut membuat sayuran ini tinggi kalori dan lemak jahat. Konsumsi kol goreng terlalu banyak justru bisa mengundang beragam bahaya kesehatan berikut ini:

  • Melonjaknya berat badan

Makanan yang digoreng, seperti kol goreng, akan menyerap lemak dari minyak. Karena itulah kol goreng tinggi kalori. Belum lagi jika dimakan bersamaan dengan lauk yang digoreng lainnya, seperti ayam, lele, tahu, tempe, dan jeroan. Konsumsi makanan berkalori tinggi seperti ini bisa menyebabkan berat badan melonjak drastis.

Berat badan berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Jika terlalu gemuk, kamu akan mengalami kesulitan saat beraktivitas. Selain itu, berat badan yang tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko mengalami obesitas.

  • Memicu serangan jantung atau stroke

Seperti penjelasan di atas, mengonsumsi kol goreng secara berlebihan bisa meningkatkan risiko kamu mengalami obesitas. Nah, obesitas merupakan salah satu faktor risiko munculnya penyakit jantung.

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR