Sabtu, Desember 3, 2022
Beranda InHouse Hiburan “Laut Bercerita”, Sebuah Novel tentang Peristiwa Tak Terungkap

“Laut Bercerita”, Sebuah Novel tentang Peristiwa Tak Terungkap

Serang, Bantentv.comLaut Bercerita merupakan sebuah novel karya penulis Leila S. Chudori yang terbit Oktober 2017. Meski sudah lima tahun berlalu, novel ini hangat untuk dibaca kapan saja. Terlebih seperti novel sebelumnya berjudul Pulang, Leila kembali mengangkat sebuah kisah berlatar peristiwa sejarah di Indonesia. Jika di novel Pulang berlatar pasca peristiwa G30S-PKI di Novel Laut Bercerita memiliki latar Orde Baru 1998.

Novel terbitan KPG alias Kepustakaan Populer Gramedia ini menceritakan tentang hilangnya para aktivis di masa Orde Baru. Dengan tokoh utama bernama Biru Laut Wibisono, kisah terpusat pada peristiwa hilangnya Laut bersama teman-temannya yang disekap dan mengalami berbagai siksaan.

Dalam novelnya, kisah ini diceritakan dari dua sudut pandang yang berbeda. Pertama diceritakan oleh sudut pandang orang pertama yakni Laut sebagai tokoh central.

Dari sisi ini pembaca disuguhkan perjuangan Laut dengan teman-teman seorganisasinya di kampus menyampaikan pendapat dan suara mereka. Dengan latar pemerintahan masa Orde Baru, perjuangan mereka tentu sangat tidak mudah. Berbagai pencekalan, penangkapan harus mereka hadapi karena dianggap kelompok yang menentang pemerintahan.

Sudut pandang kedua berada di Asmara Jati, adik kandung Laut. Pada bagian ini pembaca digiring untuk ikut merasakan sakitnya kehilangan orang terdekat tanpa kepastian yang jelas. Rasa kehilangan bukan hanya diperlihatkan dari Asmara Jati melainkan oleh Keluarga Laut, keluarga teman-teman Laut dan bahkan Anjani ketika Laut dan para aktivis lain mulai hilang Jejak.

Sudut Pandang Asmara Jati juga menggambarkan perjuangan ia dan aktivis yang bebas mencoba mencari jejak-jejak Laut dan teman-temannya. Perjalanan mereka mencari keadilan dan kejelasan nasib saudara yang hilang tidak mudah karena minimnya jejak yang tertinggal.

Kepedihan dan duka mendalam yang dialami orang-orang terdekat aktivis yang hilang digambarkan dalam sebuah kalimat menyayat hati.

“Jika mereka telah tiada dimanakah jenazahnya? Biar kami menguburnya.”

Dalam sinopsis yang tertera di sampul belakang novel tertulis Laut Bercerita, bertutur tentang kisah keluarga yang kehilangan, sekumpulan sahabat yang merasakan kekosongan di dada, sekelompok orang yang gemar menyiksa dan lancar berkhianat, sejumlah keluarga yang mencari kejelasan makam anaknya, dan tentang cinta yang tak akan luntur. (kholi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Fakta Menarik Kabupaten Lebak di Usia 194 Tahun

Poster ucapan selamat Hari Jadi ke-194 Kabupaten Lebak dari Banten TV.

Makanan dan Minuman yang Bisa Menyebabkan Kulit Kering

Ilustrasi Makanan Cepat Saji (Sumber: BrilioFood)

Masjid-Masjid Terindah di Dunia

Ilustrasi Masjid Hasan II (Sumber : Surau.co)

MTQ ke-19 Provinsi Banten Resmi Ditutup

Pj Sekda Provinsi Banten M Tranggono saat menyerahkan piala kepada Kabupaten Tangerang selaku juara umum MTQ XIX tingkat Provinsi Banten.

Recent Comments