Bantentv.com – Kalau bicara tentang menu berbuka puasa yang selalu dirindukan, kolak biji salak pasti masuk dalam daftar teratas. Kuah santannya yang gurih manis berpadu dengan kenyalnya bola-bola ubi membuat siapa pun sulit menolak. Bukan sekadar makanan, kolak biji salak adalah bagian dari cerita keluarga, tradisi, dan kehangatan di meja berbuka.
Asal Mula Kolak Biji Salak
Kolak sudah dikenal luas di Nusantara sejak lama. Kata “kolak” dipercaya berasal dari istilah dalam budaya Betawi dan Jawa yang merujuk pada hidangan berkuah santan dan gula aren. Sementara “biji salak” bukan berarti terbuat dari buah salak, melainkan bentuknya yang kecil lonjong dan berwarna cokelat kemerahan, menyerupai biji buah salak.
Kolak biji salak populer di berbagai daerah seperti Jakarta dan Yogyakarta, terutama saat bulan Ramadan. Seiring waktu, resepnya berkembang. Ada yang menambahkan labu kuning, ada pula yang memberi sentuhan daun pandan lebih banyak agar aromanya makin harum.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini 5 Jenis Pisang Terbaik yang Cocok untuk Kolak
Dulu, kolak dibuat sebagai simbol kebersamaan. Proses menguleni ubi, membentuk adonan kecil-kecil, hingga memasaknya bersama menjadi momen yang mempererat hubungan keluarga.
Resep Kolak Biji Salak Tradisional
Bahan Biji Salak:
- 500 gram ubi jalar oranye (kukus dan haluskan)
- 100–150 gram tepung tapioka (sesuaikan hingga adonan kalis)
- Sejumput garam
Bahan Kuah Gula:
- 200 gram gula aren (serut)
- 2 sdm gula pasir
- 500 ml air
- 2 lembar daun pandan
- Bahan Kuah Santan:
- 500 ml santan (dari 1 butir kelapa atau santan cair)
- Sejumput garam
- 1 lembar daun pandan
Cara Membuat:
- Buat biji salak: Campur ubi halus dengan garam dan tepung tapioka sedikit demi sedikit hingga bisa dipulung. Bentuk bulat lonjong kecil.
- Didihkan air, lalu rebus biji salak sampai mengapung. Angkat dan tiriskan.
- Buat kuah gula: Rebus air, gula aren, gula pasir, dan daun pandan hingga larut. Saring jika perlu.
- Masukkan biji salak ke dalam kuah gula, masak hingga sedikit mengental.
- Masak santan: Rebus santan dengan daun pandan dan garam sambil terus diaduk agar tidak pecah.
- Sajikan biji salak dengan siraman kuah santan di atasnya.
Tips Agar Kolak Biji Salak Sempurna
- Pilih ubi yang manis alami – Ubi oranye biasanya lebih legit dan warnanya cantik.
- Jangan terlalu banyak tepung – Terlalu banyak tepung membuat tekstur keras. Tambahkan sedikit demi sedikit.
- Aduk santan perlahan dan satu arah – Agar santan tidak pecah dan tetap lembut.
- Gunakan gula aren asli – Rasanya lebih dalam dan aromanya khas.
- Tambahkan sedikit larutan tepung tapioka ke kuah gula jika ingin tekstur lebih kental dan mengilap.
Kolak biji salak bukan hanya soal rasa manisnya, tapi juga makna di baliknya. Di setiap sendoknya, ada cerita tentang sabar menunggu adzan Maghrib, tentang tangan ibu yang sibuk di dapur, dan tentang keluarga yang berkumpul dalam syukur.
Karena pada akhirnya, yang membuat kolak terasa istimewa bukan hanya resepnya melainkan kebersamaan yang menyertainya.
Editor : Erina Faiha