Bantentv.com – Dewa United FC membidik hasil positif saat menghadapi Manila Digger FC pada leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/2026. Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan timnya telah mempelajari kekuatan lawan jelang laga yang digelar di Stadion Rizal Memorial, Kamis 5 Maret 2026, pukul 19.30 WIB.
Dewa United datang ke Filipina dengan modal tak terkalahkan di fase grup. Banten Wariors mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang, sekaligus keluar sebagai juara Grup E.
Jan Olde memastikan timnya tidak hanya datang untuk bermain aman, tetapi membawa ambisi meraih hasil maksimal.
“Setiap tim tentu ingin melakukan yang terbaik dan berusaha memenangkan pertandingan. Kami juga datang dengan tujuan itu,” ujar Jan Olde dalam konferensi pers yang diterima redaksi, Rabu 4 Maret 2026.
Baca Juga: Dewa United Banten Puncaki Grup E, Incar Tiket Perempat Final AFC Challenge League
Ia mengakui atmosfer bermain di Manila berbeda dibanding kompetisi domestik. Namun proses adaptasi berjalan baik.
“Setelah berlatih di lapangan ini, saya pikir para pemain sudah beradaptasi dengan kondisi yang ada,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Jan Olde juga menyoroti kekuatan Manila Digger FC yang diperkuat sejumlah pemain asal Afrika.
“Mereka memiliki identitas permainan yang kuat dengan karakter pemain Afrika. Saya sudah terbiasa menghadapi tim seperti ini dan memahami kualitas serta kelemahannya,” jelasnya.
Dewa United Siap Hadapi Manila Digger FC

Sementara itu, kapten Dewa United, Ricky Kambuaya, menyebut persiapan tim berjalan maksimal menjelang laga penting ini.
“Saya dan teman-teman dalam persiapan yang matang. Kami akan menampilkan permainan terbaik dan saya rasa bisa menghasilkan performa yang baik,” ujar Ricky.
Ia juga mengaku sudah beberapa kali bermain di Stadion Rizal Memorial sehingga tidak mengalami kesulitan berarti dengan kondisi lapangan.
“Saya sudah beberapa kali main di lapangan ini dan tidak ada kendala,” katanya.
Baca Juga: Menang 4-1, Dewa United Kokoh di Puncak Grup E AFC Challenge League
Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Dewa United di kompetisi Asia. Berbeda dengan fase grup, babak gugur menuntut konsistensi dan fokus dalam dua leg pertandingan.
Hasil positif di Manila akan menjadi modal penting sebelum menjalani leg kedua di kandang.