BerandaWaspada Vishing! Kenali Modus Penipuan Telepon yang Marak Digunakan Pelaku Siber

Waspada Vishing! Kenali Modus Penipuan Telepon yang Marak Digunakan Pelaku Siber

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Saat ini, pelaku kejahatan siber semakin marak dan kian jeli menjebak korbannya. Salah satu modus yang sering digunakan adalah penipuan vishing (voice phishing).

Vishing merupakan metode penipuan yang memanfaatkan panggilan suara untuk mengelabui korban agar menyerahkan akses atau informasi penting. Data tersebut kemudian digunakan untuk membajak ponsel maupun aplikasi mobile milik korban.

Dalam praktiknya, korban kerap diarahkan untuk mengklik tautan tertentu atau mengunduh file yang mengandung malware, sehingga perangkat dapat dikuasai oleh pelaku kejahatan.

Baca Juga: Waspada! Ini Cara Menghindari Modus Penipuan Wisatawan di Destinasi Populer <

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menerima panggilan dari nomor tak dikenal. Penting bagi masyarakat untuk mengenali ciri-ciri umum vishing yang kerap digunakan para penipu.

Berikut tanda-tanda telepon penipuan yang perlu diwaspadai:

Mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar

Penipu berpura-pura memiliki otoritas untuk mengintimidasi korban, seperti mengaku dari lembaga pemerintah atau perusahaan besar seperti Amazon, Apple, Microsoft, hingga Netflix.

Menawarkan kesepakatan atau hadiah

Penelepon mengklaim korban memenangkan hadiah tertentu, padahal korban tidak pernah mengikuti undian atau program apa pun.

Tidak mengetahui nama korban

Penipu biasanya menggunakan sapaan umum tanpa menyebut nama. Petugas resmi seharusnya mengetahui identitas orang yang dihubungi.

Mengklaim ada utang yang belum dibayar

Pelaku menggunakan taktik intimidasi dengan ancaman denda atau hukuman penjara. Jika ragu, segera tutup telepon dan hubungi pihak terkait secara langsung.

Meminta informasi yang seharusnya sudah diketahui

Pihak resmi seperti asuransi atau sekolah seharusnya sudah memiliki data dasar nasabah atau wali murid.

Terdapat jeda saat telepon dijawab

Hal ini menandakan penggunaan teknologi panggilan otomatis yang baru menghubungkan korban dengan penipu setelah telepon diangkat.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah panik, tidak memberikan informasi pribadi, serta segera mengakhiri panggilan jika mencurigakan.

TERKAIT
- Advertisment -