Minggu, Juli 21, 2024
BerandaFeaturedUlasanLima Ciri Orang yang Tidak Pernah Posting di Media Sosial untuk Menjaga...

Lima Ciri Orang yang Tidak Pernah Posting di Media Sosial untuk Menjaga Privasinya

Bantentv.com – Di era yang serba digital ini, jarang sekali kita menemukan seseorang yang tidak memposting kehidupannya di media sosial. Orang-orang seperti ini lebih memilih untuk tetap berada di luar jangkauan.

Namun pernahkah kamu bertanya-tanya tentang mereka yang tidak memilih untuk memposting dan lebih memilih untuk menjaga privasinya?

Akan tetapi biasanya orang seperti mereka memiliki Sifat-sifat unik berbeda dari yang lain. Dilansir dari beberapa media, ada 5 karakteristik yang dimiliki oleh mereka yang jarang atau bahkan tidak pernah memposting di media sosial.

  1. Menghargai privasi

Salah satu ciri paling umum dari seseorang yang jarang memposting di media sosial adalah mereka sangat menghargai privasi. Mereka percaya tidak semua aspek di kehidupan harus diposting di media sosial, dan lebih memilih untuk merahasiakan pribadinya.

  1. Tidak mudah mengalami kecemasan

Orang-orang yang jarang memposting di media sosial biasanya tidak rentan dengan rasa cemas. Biasanya mereka yang terus mengekspos postingan orang lain dapat menyebabkan perbandingan diri yang negatif sehingga dapat menyebabkan stres.

Sedangkan mereka yang jarang memposting di media sosial terlindungi dari pengaruh tersebut dan cenderung tidak membandingkan kehidupan orang lain sehingga tidak menyebabkan stres pada mereka.

  1. Pendengar yang baik

Orang yang jarang memposting di media sosial biasanya mereka pendengar yang baik dan merupakan pengamat yang tajam.

Biasanya mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca dan memahami postingan orang lain, bukan memposting. Mereka juga lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berempati dan bersosialisasi terhadap orang sekitar, karena tidak sibuk dengan media sosialnya.

  1. Memiliki tingkat kemandirian yang tinggi

Biasanya orang yang jarang memposting di media sosial memiliki tingkat kemandirian yang cukup tinggi. Karena mereka tidak harus meminta dan mempedulikan yang ada di media sosial, mereka hidup dengan gaya dan keinginannya sendiri tanpa perlu meminta persetujuan orang di media sosial.

Mereka juga cenderung menilai harga diri mereka dari hasil pencapaian dan pertumbuhan pada diri mereka.

  1. Mereka sering kali memiliki kehidupan offline yang sibuk

Orang yang jarang memposting di media sosial juga biasanya sering menjalankan kehidupan offline yang dinamis. Mereka lebih cenderung fokus dan mementingkan pada kehidupan nyata daripada mengabadikan dan memposting kehidupannya. (nurul/red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR