Bantentv.com – Produksi Film Negara (PFN) tengah mempersiapkan pembangunan bioskop milik negara pertama di Indonesia yang akan diberi nama “Sinewara”.
Inisiatif PFN ini telah memasuki tahap pembahasan internal dan masuk dalam agenda strategis perusahaan untuk memperkuat struktur industri perfilman nasional.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah atau yang dikenal sebagai Ifan ‘Seventeen’, dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI yang disiarkan melalui kanal YouTube TVR Parlemen.
Dalam pemaparannya, ia menegaskan arah pengembangan PFN ke depan, termasuk realisasi proyek bioskop negara tersebut.
“Untuk roadmap dari pada PFN ke depan insyaAllah ketua, PFN akan mendirikan bioskop negara pertama, yang bernama Sinewara, yang berlokasi di Otista,”
PFN memandang pembangunan “Sinewara” sebagai jawaban atas keterbatasan jumlah layar bioskop di Indonesia.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-Sok Bakal Lanjutkan Syuting Film Tygo di Depok
Menurut manajemen PFN, kondisi tersebut menyebabkan sejumlah film lokal berkualitas harus lebih cepat turun layar akibat persaingan ketat dengan film impor.
Situasi ini dinilai membatasi ruang eksposur serta keberlanjutan bisnis karya sineas nasional.
Melalui “Sinewara”, PFN berharap dapat menghadirkan platform eksibisi yang lebih mendukung film Indonesia.
Kehadiran bioskop negara ini diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi film nasional untuk bertahan lebih lama di layar dan menjangkau penonton secara optimal.
Proyek PFN ini juga dirancang sebagai percontohan atau pilot project bioskop negara pertama. Model tersebut diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.
“Ini sebagai pilot project biskop negara pertama. Semoga ini bisa jadi stimulan dan trigger untuk daerah-daerah lain,”
Dalam pelaksanaannya, PFN menyiapkan skema berbasis shareholder model. Dengan pendekatan ini, pemerintah daerah maupun mitra strategis berpeluang terlibat dalam pengembangan bisnis “Sinewara”.