Cilegon, Bantentv.com – Pemerintah Kota Cilegon menargetkan perbaikan tiga ruang kelas SMP Negeri 15 Kota Cilegon di lingkungan Kuwista, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, yang rusak akibat tertimpa longsoran tembok penahan tanah pada 31 Januari lalu, selesai paling lama dalam waktu dua bulan.
Plt. Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan perbaikan tersebut masih menjadi tanggung jawab penyedia pembangunan gedung, mengingat gedung sekolah baru dibangun pada pertengahan tahun 2025 lalu.
“Kita mendapatkan informasi bahwa SMP Negeri 15 Kota Cilegon di Gerem terkena musibah longsor akibat hujan terus-menerus. TPT longsor dan menimpa ruang kelas di bawahnya. Saat itu juga langsung dilakukan pembersihan dan perapihan,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Cilegon Akan Bangun 2 SMP Negeri
Sementara itu, selama perbaikan, aktivitas belajar mengajar harus dipindahkan sementara ke Sekolah Dasar Negeri Cikuasa Dua, lantaran perbaikan sekolah ditargetkan selesai selama dua bulan.
“Selama proses perbaikan, KBM dialihkan ke SD terdekat. Sebelumnya memang SMP Negeri 15 Kota Cilegon sempat menumpang di SD itu, jadi secara lokasi sudah meungkinkan,” jelasnya.
Baca Juga: Tiga Rumah di Lebak Rusak Akibat Longsor
Ia menyebutkan, proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan. Selama periode tersebut, seluruh aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung di lokasi sementara.
“Kurang lebih dua bulan proses perbaikan. Selama dua bulan itu KBM SMP Negeri 15 Kota Cilegon dialihkan ke SD yang berdekatan,” katanya.
Langkah ini dilakukan agar sebanyak 180 siswa dari enam kelas tetap dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan aman dan nyaman, mengingat di lokasi sekolah sedang dalam pengerjaan perbaikan.
Editor : Erina Faiha