Lebak, Bantentv.com – Pelaksanaan mushabaqoh tilawatil qur’an atau MTQ ke-41 tingkat Kabupaten Lebak dimulai dengan pawai ta’aruf yang digelar pada Senin, 1 Desember 2025.
Kegiatan yang berlangsung di pusat kabupaten ini diikuti oleh berbagai unsur mulai dari OPD, forkopimcam, hingga perangkat desa.
Kehadiran mereka menandai dibukanya rangkaian kegiatan MTQ tahun ini yang mengusung tema tentang pengejawantahan nilai-nilai Al-Qur’an untuk mendukung program Lebak cerdas, Lebak sehat, dan Lebak sejahtera.
Antusiasme terlihat sejak awal kegiatan. Masyarakat dari 28 kecamatan se-Kabupaten Lebak memadati area rute pawai, ikut menyemarakkan momentum pembukaan MTQ.
Kehadiran warga yang memenuhi ruas jalan menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan keagamaan ini, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan syiar Al-Qur’an di daerah.
Baca Juga: Sambut HUT Kemerdekaan ke-78 RI, Ratusan Siswa di Rangkasbitung Pawai Obor
Peserta pawai pun berasal dari berbagai lapisan, tidak hanya pelajar dan mahasiswa, tetapi juga perangkat desa, PKK, majelis taklim, PGRI, serta sejumlah lembaga kemasyarakatan lain.
Dalam pawai ta’aruf tersebut, tampak pula kendaraan hias yang membawa berbagai replika, mulai dari miniatur masjid, al-Qur’an berukuran besar, hingga ornamen lain yang menggambarkan nuansa keislaman.
Ketua LPTQ Lebak, Alkadri, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap Al-Qur’an. “Tujuannya para generasi muda dapat lebih memahami makna Al-Qur’an,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan MTQ dapat menjadi dorongan bagi generasi muda untuk terus mendalami nilai-nilai Al-Qur’an dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberlangsungan kegiatan seperti ini menjadi sangat penting untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.