Sabtu, November 29, 2025
BerandaBeritaNasionalLewat Energi Hijau, Pertamina Bantu Penyintas ODGJ Kembali Produktif

Lewat Energi Hijau, Pertamina Bantu Penyintas ODGJ Kembali Produktif

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Di sebuah sudut Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, deru mesin bengkel berpadu dengan tawa semangat para pekerja.

Namun yang menjadikan tempat ini istimewa bukan hanya jasa servis dan cuci motornya. Melainkan energi dan harapan baru yang lahir dari Program Desa Energi Berdikari (DEB) milik Pertamina.

Melalui inisiatif ‘Jiwa Berdaya’, Pertamina menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp. Sistem ini dilengkapi baterai 10 kWh yang menggerakkan seluruh operasional bengkel dan tempat cuci motor.

Usaha ini dikelola oleh komunitas setempat. Anggotanya adalah para penyintas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah pulih dan kini kembali produktif di tengah masyarakat.

Sebelumnya, bengkel Jiwa Berdaya berjalan sederhana dengan peralatan terbatas dan biaya listrik yang tinggi.

Kini, berkat energi surya, biaya operasional bisa ditekan hingga Rp13,9 juta per tahun. Ini memungkinkan bengkel terus berkembang sekaligus memperluas dampak sosialnya.

“Dulu kami sering kesulitan membayar listrik dan harus berhenti bekerja malam hari. Sekarang, berkat tenaga surya, kami bisa bekerja lebih lama. Bahkan, kami membantu menerangi jalan sekitar,” ujar Heri, anggota tim Jiwa Berdaya yang juga penyintas ODGJ.

Program ini kini melibatkan 14 Sobat Jiwa, 20 warga sekitar, dan memberikan manfaat tidak langsung bagi 70 orang lainnya.

Dari jasa servis, cuci motor, serta penjualan Pelumas Pertamina, kelompok ini diproyeksikan mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp50 juta per tahun.

Energi Hijau dan Pemulihan Ekonomi

Selain bengkel, Jiwa Berdaya juga tengah mengembangkan kantin dan galeri produksi. Mereka memanfaatkan teknologi ramah lingkungan seperti panel surya untuk penerangan. Juga, peralatan bengkel listrik hemat energi, dan sistem daur ulang air untuk mencuci motor tanpa membuang sumber daya berlebihan.

Menurut Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron, inisiatif Jiwa Berdaya membuktikan bahwa energi hijau dapat menjadi sarana pemulihan sosial. Selain itu juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Energi terbarukan bukan hanya tentang keberlanjutan, tapi juga tentang kemanusiaan. Program ini membuktikan bahwa energi bisa memulihkan semangat dan menghapus stigma,” ujarnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, menegaskan bahwa Jiwa Berdaya merupakan bentuk keyakinan. Setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit dan berkarya kembali.

“Kami percaya setiap jiwa punya potensi untuk pulih, sehat, dan berdaya kembali di tengah masyarakat,” kata Satria.

Selain membawa dampak sosial, penggunaan PLTS ini juga menurunkan emisi karbon hingga 9,06 ton CO₂ per tahun. Ini setara dengan menanam 2.265 pohon.

Dari bengkel kecil di Bandung Barat ini, lahir semangat besar bahwa energi bersih bukan hanya menyalakan mesin. Tapi juga menyalakan harapan.

Jiwa Berdaya menjadi simbol kebangkitan. Dengan kepedulian sosial dan energi hijau Pertamina, setiap jiwa bisa kembali berdaya, bekerja, dan hidup dengan penuh makna.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -