Selasa, Februari 17, 2026
BerandaBeritaJembatan Parung Lawang, Konektivitas Banten–Jawa Barat Makin Kuat

Jembatan Parung Lawang, Konektivitas Banten–Jawa Barat Makin Kuat

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang menuntaskan pembangunan Jembatan Parung Lawang. Jembatan ini merupakan infrastruktur penting yang menjadi simbol kemajuan di wilayah perbatasan Kabupaten Tangerang (Banten) dan Kabupaten Bogor (Jawa Barat).

Kehadiran jembatan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat lintas daerah.

Selama puluhan tahun, akses antara Desa Sukamanah di Kabupaten Tangerang dan Desa Jagabita di Kabupaten Bogor hanya bergantung pada jembatan kecil di atas Sungai Cimatuk.

Kondisi itu kerap menjadi kendala mobilitas warga, terutama petani dan pedagang yang beraktivitas antarwilayah.

Kini, Jembatan Parung Lawang hadir dengan struktur yang lebih kuat dan aman. Dibangun dengan panjang 25 meter dan lebar 5 meter, jembatan ini sudah mampu dilalui kendaraan roda empat.

Baca Juga: DBMSDA Kab. Tangerang Rampungkan Pembangunan Jembatan Parung Lawang

Proyek konstruksi senilai Rp6,6 miliar tersebut rampung dalam waktu 210 hari kalender. Pembangunan dimulai sejak groundbreaking pada April 2025 di Kampung Salimah, Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe.

Kondisi Jembatan Parung Lawang sebelum dibangun
Kondisi Jembatan Parung Lawang sebelum dibangun

Pembangunan ini tak hanya memperpendek waktu tempuh masyarakat. Namun, juga membuka peluang ekonomi baru melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan antardaerah.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, kehadiran Jembatan Parung Lawang menjadi simbol nyata dari semangat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan.

“Dengan adanya jembatan ini, konektivitas masyarakat akan semakin baik. Perekonomian akan bergerak, dan hubungan antar dua wilayah yang berbatasan akan semakin erat,” ujarnya, Minggu, 12 Oktober 2025.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur seperti jembatan bukan hanya memperlancar akses. Namun, juga mempercepat distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal masyarakat sekitar.

“Dengan rampungnya jembatan ini, hubungan sosial antar warga dua provinsi diharapkan semakin erat. Hal ini sekaligus memperkuat integrasi pembangunan kawasan penyangga Ibu Kota,” pungkasnya.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -