Serang, Bantentv.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Banten merilis, hingga 31 Oktober 2023 capaian penerimaan pajak mencapai Rp56,923 triliun atau 84,39 persen dari target yang telah ditetapkan.
Kepala Kanwil DJP Banten, Cucu Supriatna mengatakan, dengan capaian tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 3,44 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun anggaran sebelumnya.
“Sampai dengan 31 Oktober sudah mencapai 84,39 persen, dan itu tumbuh sebesar 3,44 persen,”ujarnya, dalam acara Riung Media di kantor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Selasa 28 November 2023.
Dijelaskan Cucu, salah satu faktor yang mendukung kinerja penerimaan pajak di Banten adalah pertumbuhan sektor Pengangkutan dan Pergudangan yang mencapai 39,12%. Sektor itu memberikan kontribusi sebesar 3,77% dari total penerimaan pajak di wilayah Banten.
“Pertumbuhan sektor ini didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan yang juga mengalami pertumbuhan positif di angka 4,78%,” jelasnya.
Lebih lanjut, walaupun sektor Pengangkutan dan Pergudangan tumbuh paling tinggi, sektor perdagangan besar dan industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar dalam penerimaan pajak Banten dengan kontribusi sebesar 19,86% dan 19,44%.
Penerimaan perpajakan sektor perdagangan besar tumbuh 4,78%, sedangkan sektor industri pengolahan tumbuh 7,05%. Secara keseluruhan, delapan sektor dominan berkontribusi sebesar 55,35% dari total penerimaan pajak di wilayah Banten.
Selanjutnya, pihaknya juga merinci realisasi penerimaan pajak per kelompok jenis pajak sampai dengan 30 Oktober 2023 adalah sebagai berikut: PPh nonmigas Rp25,69 triliun, PPN dan PPNBM Rp30,97 triliun, PBB Rp10,78 miliar, dan pajak lainnya Rp251,74 miliar.
Mayoritas jenis pajak mengalami penurunan pada periode sampai dengan Oktober 2023 namun secara kumulatif pertumbuhan masih positif di angka 3,44%. Jenis pajak yang mengalami pertumbuhan positif adalah PPN DN (23,14%), PPh badan (7,06%), dan PPh 21 (13,27%).
Sementara itu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten (Kanwil DJPb Banten) juga merilis realisasi belanja APBN di Banten sampai dengan 30 Oktober 2023 mencapai Rp20,73 triliun atau 77,99 persen dari pagu anggaran, terkontraksi 2,60% dibandingkan periode yang sama tahun anggaran sebelumnya.
Kepala Kanwil DJPb Banten, Sugiyarto, mengatakan realisasi belanja APBN di Banten menunjukkan kinerja yang baik dan sesuai dengan target pemerintah.
“Kami terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memastikan penyerapan anggaran berjalan optimal dan tepat sasaran,” katanya.
Ia menuturkan, salah satu proyek strategis di wilayah Banten adalah pembangunan Asrama Haji Cipondoh di Kota Tangerang. Pemerintah melalui Kementerian Agama tengah menyelesaikan pembangunan Asrama Haji Cipondoh Banten tahap dua berupa bangunan tujuh lantai sebesar Rp60,27 miliar Rupiah. Untuk tahap I asrama haji 3 lantai telah selesai di bangun pada tahun 2022 dan telah digunakan saat kepulangan jamaah haji tahun 2023.
“Asrama Haji Cipondoh yang bangun di atas lahan seluas 4,4 hektar (hibah tanah dari Pemkot Tangerang) didirikan untuk semakin meningkatkan pelayanan penyelenggaraan haji bagi masyarakat,” jelasnya.(qonitah/red)