BerandaBeritaGema Tabeuh Bedug di Lebak, Tradisi Ramadan yang Tak Lekang oleh Zaman

Gema Tabeuh Bedug di Lebak, Tradisi Ramadan yang Tak Lekang oleh Zaman

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Di tengah derasnya kemajuan teknologi dan masuknya budaya luar yang mengakibatkan banyak kaum muda melupakan budaya dan tradisi warisan leluhur, warga di Kampung Pojok hingga kini masih melestarikan tradisi tabeuh bedug atau memukul bedug.

Tradisi ini masih dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari bapak-bapak, remaja, anak-anak hingga ibu-ibu. Tabeuh bedug dimainkan dengan nada yang berbeda dan saling beriringan, menciptakan harmoni khas yang menggema di malam Ramadan.

Salah satu warga, Yanti, mengatakan tabeuh bedug merupakan tradisi turun-temurun yang digelar untuk memeriahkan bulan suci Ramadan. Tradisi ini biasanya dimainkan pada malam hari oleh empat orang dengan nada bedug yang berbeda dan saling beriringan.

“Ini tradisi setiap Ramadan. Dari kampung ke kampung kita kumpul di sini untuk ngadu beduk. Alhamdulillah tiap tahun rutin. Biasanya setelah tarawih sampai malam,” ujarnya.

Baca Juga: Tradisi ‘Tabeuh Bedug’ Tetap Eksis di Zaman Modern

Sementara itu, Rian menyebut tradisi tabeuh bedug merupakan warisan nenek moyang yang selalu digelar setiap bulan suci Ramadan. Tradisi ini dimulai setelah salat tarawih hingga menjelang sahur dan dilakukan secara bergiliran.

“Kegiatan ini merupakan tradisi rutin setiap Ramadan. Biasanya dilaksanakan setelah salat tarawih hingga menjelang sahur,” katanya.

“Diikuti bapak-bapak, ibu-ibu, dan pemuda dari kampung sini maupun kampung sebelah,” imbuhnya.

Diharapkan tradisi tabeuh bedug ini semakin dikenal luas agar tidak padam dan tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -